Keesokan harinya...
Lisa dan Chaeyoung menarik nafas dalam-dalam, membiarkan udara segar sekolah memenuhi paru-paru mereka. Jisoo dan Jennie membiarkannya sembari berdiri dan menunggui kegiatan Unfaedah kedua adiknya itu.
"Aku benar-benar merindukan Sekolah kita,"
"Huh, Kau benar Eonnie,"
Setelah selesai dengan ritual konyolnya, Chaeyoung dan Lisa segera menggandeng kedua kakaknya untuk beranjak menuju kelas mereka.
Terhitung hampir satu minggu lebih Lisa dan Chaeyoung tidak masuk sekolah. Tentunya mereka rindu dan senang karena kini telah kembali bersekolah meskipun entah apa yang mereka rindukan.Sebelum Lisa dan Chaeyoung masuk kelas, seseorang tiba-tiba menghadang mereka. Siapa lagi jika bukan Tuan Tiang.
" selamat pagi Cantik,"
Chaeyoung menatap Chanyeol malas, ia memilih mengabaikannya dan segera menggeret Lisa masuk ke dalam kelas. Lisa pasrah saat di tarik dan memberikan senyuman pada pria tinggi itu.
"Eonnie, Chan Oppa sepertinya ingin bertemu denganmu,"
Chaeyoung terpaksa menghentikan kakinya yang baru beberapa langkah memasuki kelas.
"Dia sepertinya mengkhawatirkanmu. ayolah, beri dia satu kesempatan saja. Mungkin perbuatannya menurutmu terlihat remeh atau buang-buang waktu, tapi mungkin suatu saat nanti perlakuan kecil tak berguna itulah yang akan kau rindukan Eonnie,"
Lisa menepuk pipi Chaeyoung lembut, ia tersenyum sebelum melengang meninggalkan Chaeyoung.
"Mwoanya, Lisa-ya.."
Chaeyoung menghembuskan nafasnya, kemudian berbalik dan menatap Chanyeol yang kini tersenyum manis ke arahnya. Chaeyoung terpaku beberapa detik dan merasakan jika pipinya memerah sekarang, apalagi saat melihat dengan jelas wajah orang di hadapannya.
"Ikut aku,"
Chaeyoung berjalan keluar kelas diikuti Chanyeol di belakangnya.
Mereka kini menjadi pusat perhatian lantaran berjalan bersama di lorong yang tengah ramai, Chaeyoung tak perduli dan terus berjalan mengabaikan bisik-bisik tentunya tentang mereka.Menempuh waktu hampir 15 menit, akhirnya mereka sampai pada tempat yang dituju. Rooftop.
"Katakanlah,"
Chaeyoung berkata sembari menutup matanya, demi menikmati sapuan halus angin yang menerpa wajahnya saat ini. Membuat rambut merahnya itu sedikit bergoyang, Chanyeol masih diam terpaku menatap wajah cantik Chaeyoung dari samping yang kini terlihat berkali lipat cantik dimatanya.
"Katakan sekarang, waktuku tidak banyak Chan," seolah tersadar Chanyeol segera berdehem dan kini ikut menutup matanya.
"Chipmunk, menurutmu berapa lama kita telah mengenal?, 2 tahun?,"
"Maybe,"
Chaeyoung membuka matanya setelah bergumam pelan, ia sedikit melirik Chanyeol yang ternyata memejamkan matanya. Tak ia pungkiri, jika Chanyeol mempunyai pesona yang menawan. Ia akui dilihat dari samping pria itu terlihat tampan.
"Aku selalu berjuang demi mendapat apa yang aku inginkan, asal kau tau.."
Chaeyoung kini menatap Chanyeol, Chanyeol menatap kedepan.
"Tapi aku sadar akan satu hal, kita tak akan pernah puas mengejar apa yang kita inginkan bukan?,"
Chayoung mengernyit, tak mengerti apa yang pria ini maksud.

KAMU SEDANG MEMBACA
Night Sky. ✔ [SEGERA TERBIT]
General Fiction[BEBERAPA PART AKAN DI HAPUS, DEMI KEPENTINGAN PENERBITAN] Follow Author sebelum membaca^^ (Info tentang penerbitan bisa dm langsung^^) ________________________________ Hidup seperti sebuah pertandingan, di awali Start dan akan berakhir Finish. Hasi...