Part 17 (Masih Natasha)

660 77 8
                                        

Maaf ya judulnya nggak nyambung 🙄 soalnya author bingung mau kasih judul apaan

Next lah

"Apa masalahmu Natasha?" tanya Starlight hati hati.

"S-sebernarnya. Sebenarnya aku menyukai Arlon. Tapi karena sudah lama bersama, Arlon hanya menganggapku sebagai adiknya," ujar Natasha gugup.

"Apakah Arlon tau tentang perasaanmu Natasha?" tanya Michael.

Namun Natasha menggelengkan kepalanya pelan sambil menunduk.

"Kau tidak mengatakannya karena takut Arlon menolakmu ya?" tanya Starlight hati hati.

Lagi lagi Natasha kembali mengangguk.

"Aku menyukainya, tapi aku takut dia menolakku," ujar Natasha.

"Apa ada alasan tersendiri kenapa kau menghawatirkan itu?" tanya Starlight.

"Sebenarnya....,"

                *                *                *

"Kau yakin dia bukan pilihan Phoenix?" tanya Michael.

"Aku yakin, dia hanya sedang dalam masalah dan membutuhkan bantuan kita. Jadi kita harus membantunya," balas Starlight.

"Lalu kakak mau membantu bagaimana? Kita kan tidak tau Arlon itu yang mana?" ujar Robin.

"Kan aku tadi sudah bilang. Dia bekerja di penginapan yang kita tinggali saat ini Robin," jawab Starlight.

"Kau mau mengatakan apa pada Arlon?" tanya Michael lagi.

Starlight mengangkat bahu sambil menggeleng ringan. Dia sendiri tidak tau apa yang harus dilakukan setelah bertemu Arlon nanti.

Apa yang harus aku katakan ya?

Starlight mendesah pelan.

Nanti lah kupikirkan.

                *                   *                   *

Malam harinya Starlight mencari Arlon di sekitar penginapan sendirian. Dia harus membantu Natasha mengatasi rasa takutnya.

Akhirnya Starlight menemukan Arlon sedang membersihkan meja ruang tamu.

"Arlon!"

"Oh, Starlight? Ada apa?"

"Arlon ada hal yang ingin kukatakan padamu," ujar Starlight.

"Aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu Starlight," sela Arlon.

"Tidak. Aku harus bicara dulu. Ini sangat penting," sahut Starlight.

"Yang ingin kukatakan padamu ini juga penting Starlight," sela Arlon..

"Kau harus tau kalau sebenarnya itu-"

"Aku menyukaimu Starlight!" sela Arlon cepat sebelum Starlight selesai bicara.

"Apa?!"

"Kau tidak dengar apa yang kukatakan? Aku menyukaimu," jelas Arlon.

"T-tidak, kau tidak boleh menyukaiku," ujar Starlight.

Sudah pasti Arlon tidak boleh menyukai Starlight, karena dia bukanlah pilihan Phoenix. Ditambah lagi ada seorang wanita yang benar benar mencintai Arlon di luar sana.

"Apa karena aku tidak berasal dari keluarga yang berada?" tanya Arlon.

"A-apa? B-bukan begitu maksudku," ujar Starlight.

Bagaimana aku menjelaskannya ya?

"Aku menyukaimu Starlight dan aku mencintaimu," ujar Arlon lagi.

"Tidak bisa begitu!" sela Michael yang tiba tiba muncul.

Michael? Apa yang dia lakukan di sini?

"Kau siapa?" tanya Arlon.

Michael mendekati Starlight, "Aku Michael White." Michael kemudian merangkul Starlight. "Kekasihnya Starlight.

"Apa?!" pekik Arlon.

"Dia benar benar pacar mu Starlight?"  tanya Arlon memastikan.

Starlight mengangguk kecil, "Iya."

"T-tapi aku menyukaimu..."

"Dengarkan kami dulu! Ada hal penting yang ingin kami katakan," ujar Michael.

"Ada apa?"











































































































































"Apa? I-itu tidak mungkin! Itu tidak mungkin terjadi!" pekik Arlon saat tau kejadian sebenarnya.

"Makanya aku memberitahumu. Dia tidak berani mengatakannya karena dia tau kau akan menolaknya saat tau hal itu," ujar Starlight.

"K-kenapa dia melakukan itu? H-harusnya dia mengatakan yang sejujurnya padaku," ujar Arlon.

"N-Natasha...."




















Hehehehehe 😂😂😂
Hai readers ku yang baik hati 👋🏻👋🏻👋🏻
Apa kabar nih?

Jangan ada yang marah ya gara gara kebanyakan skip 😂 hehe

Kan biar pada penasaran sebenernya ada masalah apaan

Masih mau lanjut apa stop sampe sini aja nih?
Kalo next, jangan lupa vote and komen ya
Dan follow akun author 😂

Happy Readimg Guys 😁

Monkart N LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang