Beberapa hari sudah berlalu. Michael terus maju ke babak final. Dan pada akhirnya dia bisa menang di turnamen kota Ligeon tahun ini.
Sore ini Michael berencana untuk mengungkapkan perasaannya kepada Starlight sebelum meninggalkan kota Ligeon.
Dia sedih karena harus meninggalkan kota Ligeon dan Starlight. Tapi paling tidak setelah mengungkapkan perasaannya Michael tidak akan selalu dibayang bayangi wajah Starlight.
Hari ini aku akan mengatakan perasaanku pada Starlight; Itu bagus kak. Aku akan mendukungmu.
Seperti biasanya Starlight menemui Michael dan Robin usai balapan berakhir. Michael merasa sangat gugup untuk mengatakannya.
"Ayolah kak, apa kau tidak akan mengatakannya pada kak Starlight?" ujar Robin sambil mendorong Michael ke arah Starlight.
"Memangnya mengatakan apa?" ujar Starlight balik bertanya.
"Eh... Starlight, b-bisakah kita bicara berdua saja?" tanya Michael gugup.
Starlight menatap Shale dan Roon lalu mengangguk. "Kami akan kembali ke istana untuk melapor," ujar Shale.
"Baiklah, aku dan Chicky akan menunggu di penginapan saja," ujar Robin.
"T-tolong ikuti aku," tanpa banyak bicara Starlight langsung mengikuti ke mana arah Michael pergi.
Tak butuh waktu lama. Mereka berdua sudah tiba di bukit Ligeon. Dari atas bukit mereka bisa melihat indahnya pemandangan kota Ligeon.
"Indah sekali," gumam Starlight sambil tersenyum saat menatap daerah kota.
"Kau menyukainya?" tanya Michael.
"Ehm, aku sangat suka. Ini begitu indah," balas Starlight.
Aku harus mengatakannya sekarang. "Starlight, apa kau merasa ada sesuatu di antara kita berdua?" tanya Michael tiba tiba.
Deg!
Jantung Starlight serasa berhenti berdetak untuk sementara waktu. Kenapa Michael tiba tiba bertanya seperti itu?
Starlight berusaha untuk kembali tenang dan bersikap normal. "Tentu saja ada sesuatu di antara kita berdua," jawab Starlight sambil tersenyum.
Apakah mungkin? Michael sangat terkejut dengan jawaban Starlight.
"Kita ini bersahabat, benarkan?" jawaban dari Starlight membuat Michael merasa sedikit kecewa.
"Jadi menurutmu selama ini kita hanya berteman saja ya?" ujar Michael singkat.
Starlight menundukkan kepalanya. Dia tau maksud Michael yang sebenarnya. Dia juga menyukai Michael, tapi kodratnya sebagai Gadis Suci membuat Starlight terpenjara oleh peraturan. "B-bukan begitu," jawab Starlight gugup.
"Padahal selama ini aku sangat menyukaimu. Tapi ternyata kau berpendapat lain."
Kata kata Michael sangat tulus, haruskah Starlight juga mengatakan apa yang dia rasakan?
"Sebenarnya, aku juga menyukaimu Michael," balas Starlight yang membuat Michael cukup terkejut. "Tapi aku tidak bisa mengatakannya karena aku tau kau seperti apa," lanjutnya.
"Dari awal melihatmu, aku juga sudah jatuh cinta padamu. Tapi aku sadar kodratku sebagai Gadis Suci tidak dapat dihilangkan. Aku hanya bisa bersama dengan seseorang yang Phoenix pilih. Kau juga tau itu."
Michael menatap mata Starlight yang berkaca kaca. Tidak ada sedikitpun kebohongan dalam diri Starlight.
Michael menarik tubuh Starlight kehadapannya. Mata Starlight hanya bisa menatap sayu ke arah Michael. Perlahan lahan Michael menarik kepala Starlight mendekati wajahnya. Hingga lima, empat, tiga, dua, sa-
Starlight langsung memalingkan wajahnya ke arah lain. "Aku tidak bisa. Aku tidak ingin mengecewakan Phoenix. Aku bahkan tidak bisa tau apa yang kau pikirkan," ujar Starlight.
"Aku hanya bisa mengikuti perintah Phoenix. Karena dia yang bisa menentukan masa depanku," lanjut Starlight. "Seandainya kita dipertemukan sebagai sesama pembalap itu lebih baik bagiku," kata Starlight.
"Starlight?"
Kali ini tanpa ada aba aba dan tanpa ada persiapan Michael langsung mencium bibir Starlight.
Starlight sangat terkejut dengan kejadian itu. Terjadi begitu cepat sampai Starlight tidak sempat menghindar.
Namun, saat Michael dan Starlight sedang berciuman liontin kalung Phoenix bersinar terang. Hal itu membuat Starlight lebih terkejut. Karena liontin itu hanya akan bersinar di mana saat Starlight sudah berada di dekat pilihan Phoenix.
Itu artinya, Michael adalah pilihan Phoenix?
Phoenix......
Maaf ya guys bagian turnamennya aku skip 😁 soalnya kepanjangan kalau diketik
Kira kira apa ya yang akan terjadi pada nasib Michael dan Starlight berikutnya?
Kyaaa.... (Authornya baper sendiri)
Kalau pada penasaran jangan lupa baca cerita part berikutnya ya
Bye bye 👋🏻👋🏻👋🏻
Happy Reading Guys 😁
KAMU SEDANG MEMBACA
Monkart N Love
FantasyContinued Up sesuai mood Menceritakan kisah seorang pembalap hebat bernama Michael White yang mengembara ke seluruh negeri untuk mengikuti turnamen Monkart bersama adiknya Robin. Bersama Monkart singa putihnya Leo, Michael sudah berhasil berulang...
