3. Mulai Terbiasa

843 150 24
                                        

"Mas!"

Mirae berlari kecil mengejar Hyunjae yang udah jalan duluan.

Jalannya cepet banget sih??
Titisan Kelinci Mail apa ya?!
Batin Mirae kesel.

Tapi entah kenapa, meski kesel dia tetap sabar dan maafin.

"Mas.." panggil Mirae lagi. Hyunjae males menanggapi, dia lagi sebel karena Mirae memaksa dia buat nganterin ke Mall, katanya sih mau belanja bulanan, tapi Hyunjae udah bilang besok aja, eh Mirae ngeyel.

Mirae bilang dia pengen masakin Hyunjae tiap hari, bukan delivery.

Padahal bagi Hyunjae masakan Mirae juga nggak ada spesial spesialnya, masih spesialan juga Martabak mang Creker depan kantornya.

Hyunjae memutar bola mata sambil hela nafas. Langkah kakinya terus jalan gitu aja menuju pintu masuk Mall.

"Mas.."

"Mas!"

"M-mas!!"

Teriakan Mirae kayak ada yang beda, Hyunjae menoleh cepat.

"Cantik banget sih.."
"Kok sendirian? pacarnya ninggalin yakk"
"Uhh.. sini aja kalo gitu"

Hyunjae balik badan dan berjalan cepat.

"Waw.. mantaps.."

Hyunjae bisa mendengar ucapan disgusting + annoying itu.
Sesosok pria dengan tampang nggak lebih ganteng darinya sedang menghadang Mirae.

Tangannya hampir saja lancang menyentuh bahu Mirae, tetapi Hyunjae dengan cepat menangkap datangnya tangan itu.

"Apa sih yang lo liat dari dia? Hm?" Hyunjae ngomong tenang, tapi airwajahnya nantangin.

Hyunjae juga heran, padahal Mirae pakaiannya tertutup. Bahkan Hyunjae bisa bilang, dia suka pakaian-pakaian Mirae. Chic, atau vintage vintage gitu, lucu.

Hyunjae suka.
Kalau di bandingin dengan pakaian pakaian istrinya mas Sangyeon-yang seksi abis.

Laki-laki brengsek itu rolling eyes, kayaknya males berdebat—atau mungkin memang nggak capable buat ngomong waras.

Mungkin dia pengennya Hyunjae ngamuk aja terus nonjok dia lalu dia balik nonjok lalu akhirnya mereka tonjok-tonjokan sampe penyok, kan seru? Tapi ternyata rekasi Hyunjae berbeda. Dia cuma ngomong satu kalimat tanpa kasih sebuah kekerasan barang sebuah bogeman.

Si cowok yang mirip preman tadi pergi gitu aja ninggalin Hyunjae-dan Mirae yang udah kayak orang habis melihat hantu.

Mirae yang keliatan masih shocked cuma terdiam.

Cewek itu sedikit lebih jauh dari tempatnya berdiri terakhir kali.

Hyunjae yang jadi jauh dari Mirae karena nyamperin si abang brengsek akhirnya berjalan mendekat.

Memandang sesosok perempuan yang ia sadari adalah miliknya itu dengan tatapan penuh sesal.

Harusnya dia nggak ninggalin Mirae di belakang.

Secara tiba-tiba ada perasaan aneh yang menghampiri Hyunjae.
Perasaan itu semacam..
takut kehilangan?
Atau mungkin takut Mirae kenapa-kenapa?

Entah, Hyunjae juga nggak mengerti.

Hyunjae mendekat, entah kenapa dia terbata untuk mulai bicara.
Dia pengen kasih kata-kata menenangkan, tapi Hyunjae nggak bisa.
Dia takut, takut jatuhnya cringe.

Dia mendekat lalu menatap Mirae dengan tatapan menenangkannya. Di titik matanya yang paling dalam, Hyunjae memberikan sepercik kasihnya.

Dengan ragu Hyunjae meraih telapak tangan Mirae- kemudian dia genggam.

Marry Your Heart Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang