42. Menurut Kamu Aja

472 99 32
                                        

Hari ini adalah hari ketiga dimana mama dinyatakan sembuh total.

Mama bahagia. Tetapi rupanya Mirae dan Hyunjae lebih bahagia. Apalagi Hyunjae. Bagi Hyunjae, kalau mama sembuh, itu artinya mama bisa kembali beraktivitas lagi dan membangun tawa tawa ceria dengan teman-teman nya seperti dulu.

Nggak sampai disitu, Hyunjae juga seneng karna kalau mama sembuh, itu artinya mama bisa ikut menjaga Mirae. Gantian. Terlebih sekarang Mirae udah mulai morning sickness.

"Kamu kesana aja nanti jijik," ucap Mirae dengan wajah frustasi di depan cermin wastafel. Bahkan buat bicara aja Mirae terengah-engah. Ia baru aja muntah- muntah.

"Jijik apanya sih biasa aja," jawab Hyunjae menyangkal. Cowok itu berjalan mendekat, berniat membantu.

"Sana!" ucap Mirae lagi yang kemudian disusul rasa mual yang kembali datang.

"Aku mau bantu.."

"Sana! Nggak usah kesini..!"

Mirae tiba-tiba jadi galak. Hyunjae merasa sebel dan sedih bersamaan atas hal itu.

Rasanya aneh melihat Mirae galak padanya. Rasanya juga sedih melihat Mirae berubah seperti ini. Meski Hyunjae tau ini hanya temporary.

Jadi, baru aja Mirae makan sesuap nasi, tetapi baru aja dikunyah dua kali, Mirae memuntahkan lagi makanannya di wastafel. Bukan muntah biasa, tapi muntah luar biasa. Sampai sampai mama harus ikut membantu dan memijit tengkuk Mirae.

Sejujurnya Hyunjae mau bantuin juga, tapi di usir, apalah daya?

"Kamu tidur dulu aja ya Mirae... ya ampun lemes banget ini kamu,"

Mirae memang lemes banget sampai nggak mampu buat merespon, apalagi menjawab. Cewek itu cuma berjalan gontai dengan rengkuhan tangan mama yang membantunya buat jalan ke kamar.


Ketika pintu kamar terbuka, Hyunjae yang menunggu di depan pintu langsung menyambut mama dengan pertanyaan.

"Ma Mirae nggak papa? Pucet banget tadi.."

"Yagitu.. kalo misalkan muntah udah pasti lemes, kok kamu belum berangkat?"

"Jadi nggak tenang mau berangkat kerja," keluh Hyunjae.

"Tapi ngeselin sih dia. Hyunjae dijudesin, digalakkan, diusir lagi." lanjut Hyunjae.

Mama tertawa kecil. "Yang sabar ya.."












Malam ini, Hyunjae yang duduk di kursi belajarnya semasa sekolah dulu sedang membuat laporan yang tiba-tiba diminta ngumpulin esok pagi.  Hyunjae agak kesel, tapi seperti inilah namanya kerja.

Ketika Hyunjae sibuk dengan laptopnya, tiba-tiba ada suara yang terdengar dari belakang sana. Dari arah ranjang.

"Mas kamu cinta nggak sama aku?"

Hyunjae mengernyit, Mirae bangun?
Sepulang kerja tadi, Hyunjae menemukan Mirae yang udah tertidur lelap dengan wajah yang seperti biasanya —pucat.

Setelah mengernyit beberapa detik, lantas diputarnya kepalanya 90 derajat.

Hyunjae nggak ngomong apa-apa. Cowok itu hanya menatap Mirae dengan tatapan penuh tanya.

Maksudnya kenapa bangun bangun tiba-tiba tanya begitu?

Melihat Hyunjae yang seperti itu akhirnya Mirae mengulang pertanyaannya.

"Mas,"
"Kamu cinta nggak sih, sama aku..?"

"Emangnya kenapa?" tanya Hyunjae pada akhirnya .

"Nggak papa..."

Marry Your Heart Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang