38. Bukan Cemburu? dan Reinkarnasi?

571 92 33
                                        

"Kamu tadi malem kenapa sih?"
Hyunjae yang berdiri di ambang pintu dapur bertanya dengan serius.

"Cemburu?"

"Tapi kok aneh?" lanjutnya lagi.

Cemburu kok kayak gitu sih?

Kalau tau cara Mirae dalam mengekpresikan rasa cemburunya adalah seperti itu, Hyunjae memilih buat Mirae nggak usah cemburu aja.



Mirae sempat terdiam, cewek itu terlihat memikirkan jawaban.

"Aku cuma kecapean aja mas," balas Mirae yang sibuk menata piring di rak dengan senyumnya yang samar-samar.

"Ternyata merawat mama cukup capek juga, tapi aku seneng kok, jadi kamu jangan mikir kalo Mama jadi beban aku ya, its totally wrong, aku seneng, banget malah,"

"Maaf ya, jadi kamu yang kena bingungnya.."

Hyunjae menelan saliva sambil terdiam.

"Maaf ya.." ucap Mirae sekali lagi.

"Nggak papa," ucap Hyunjae pada akhirnya, yang sebenarnya masih merasa belum plong. Mirae seperti menyembunyikan sesuatu yang dipikirkan, sorot matanya kayak penuh beban. Beban pikiran.

"Kalo gitu kamu sarapan dulu sini,"
Mirae berjalan melewati Hyunjae untuk sampai ke meja makan.

Ketika Mirae lagi siap-siapin makanan, tiba-tiba cewek itu hampir terjatuh dengan tangan memegang kepala.

"Eh Eh kenapa sih?" Hyunjae buru-buru menopang tubuh Mirae dengan panik.

"Kamu lagi mikirin apa?"

"Jujur." ucap Hyunjae tegas seraya melepas topangan tangannya ditubuh Mirae dengan perlahan.

Mirae yang masih agak merem menggeleng.

"Kayaknya darah rendah aku kumat.."

Hyunjae menghela nafas berat.

"Yaudah duduk. Makan." Hyunjae meraih bahu Mirae untuk menuntun didudukkan.

"Mama udah segimana perkembangannya?" tanya Hyunjae di sela sela makannya. Tetapi, Mirae diam aja.

"Heh!"

"Hm?"
"K-kenapa —mas...?"

"Kamu ngelamun ya?"
"Kenapa sih??"

Lama-lama suara Hyunjae jadi terdengar kesel. Nadanya seolah jadi dominan dan siap buat marahin Mirae karena cewek itu nggak mau jujur.

Tentu, normalnya seorang suami akan begitu. Kesel dan marah karna khawatir.

"Aku mau minum obat darah rendah sebentar ya," Mirae nggak menjawab pertanyaan Hyunjae, cewek itu malah beranjak buat mengambil obat darah rendah.

Saat balik lagi, air wajah Mirae udah lebih baik, meski Hyunjae tau, masih ada sepercik keraguan yang disembunyikan.

"Oiyaaa, tadi malem aku bilang mau bikinin martabak hari ini, jadi nggaak?" Mirae terdengar seperti mengalihkan pembicaraan.

"Nggak usah, kamu lagi sakit."

"Enggak kok, cuma kecapean,"

"Yaudah berarti nggak usah karna lagi kecapean."

Mirae malah jadi nunduk.

"Kamu tu capek beneran atau kebanyakan pikiran?" tanya Hyunjae kemudian— yang udah lebih tenang.

"Atau capek karna kebanyakan pikiran?"

"Hm?"

"Kenapa sih?"

"Emang aku ada sembunyiin sesuatu dari kamu? Enggak kan?"

Marry Your Heart Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang