Hy, mmf yh ch sblmnya mlh ship lain. but alenissa tetap dihati kok. kmrn itu ff buat tmn sj HAUFJSKCISNKXJA menangid hdhh 😇🙏
★ ★ ★
Alexia mengaduk mi ayamnya ketika tiba tiba saja Anissa duduk bersama mereka. "Ngapain lo kesini?" nada jutek dirinya paksakan agar tidak membuat dua sahabat satu gengnya —ditambah Bayu— curiga. "Mau aja. Masalah?" Anissa mendudukkan dirinya di bangku kantin dengan tenang.
Dari kejauhan, Maddie dan Nabila menatap mereka heran. Well, jangan tanya kenapa tapi somehow Maddie jarang ketiga sahabatnya ajak untuk makan bersama. "Kok mereka bisa deket gitu, ya?"
"Bukan deket." Nabila menghela nafas. "Anissa emang ngga suka gibah, jadi biasanya emang dia jarang ikutan kalo ada yang mau gibah." gadis rambut sebahu itu menunjuk kearah geng bengek yang kini sedang menggibahkan kepala Pak Saepudin yang ditumbuhi satu helai rambut bagaikan Upin— eh Ipin— eh entahlah siapa itu.
Bukan hanya menggibahkan Pak Saepudin, mereka juga menggibahkan betapa tampannya artis dan karakter anime favorit mereka dan betapa mereka ingin menjadi cowok so they can have a kontol dan entotin cogan cogan itu dengan menjadi seme mereka.
Memalukan, Setidaknya begitulah pikir geng Alt yang diam diam mendengarkan gibahan mereka.
Cindy menatap Alexia dan Anissa serius. "Fun fact, gue udah tau kok kalo lo pacaran sama si paus kena asma ini." dirinya berbisik dengan seringai tipis.
"UHUK UHUK—" Alexia tiba tiba saja tersedak mi ayam yang sedang dimakannya sampai sampai satu helai dari mi itu keluar dari hidungnya dengan mulus bak kain baju dues yang biasa Kevin pakai.
Anissa menepuk punggung pacarnya khawatir. "Makannya, pelan pelan aja hyung makan mi nya xixi~" kekehnya kecil. "Bukan itu masalahnya tapi— Lo tau darimana, Cin?! Dan, siapa aja yang udah tau?"
"Gue?" Steph dengan ngantuk memakan cokelat batangan yang dirinya colong dari Devan —yang tadinya akan pria KP itu berikan pada adik kelas mereka, Vanessa Celyn Natahsyhiea Chantika Lexxandrianindiyata Chantika'slr Tashyia Tapasha Icha alias adiknya Caca yang biasa dipanggil Inez.
Bayu berkedip. "Kalian ngeyuri?"
"A- Kalo lo kasih tau yang lain, gue matiin." Alexia menatap Bayu serius. Si pria hanya meringkuk ketakutan. "Heh jangan gitu dasar topi."
"Boti jangan sok keras."
"Pa maksud?!"
"Hdhh. Tapi serius, Lek, Sa, ceritain dong gimana kalian bisa pacaran. Gue rada kepo walaupun sebenernya udah tau." Cindy menatap kearah couple lesbi itu penasaran. "Soalnya setau gue Anissa kan straight homophobic yang suka nonton BL?"
Anissa menghela nafas. "Jadi gini.. Kalo kata Alek, namanya tuh caramelized homophobic, hyung~" dirinya berujar polos.
"Hah? Gimana gimana?"
"Caramelized, jadi secara ngga sadar gue tuh belok dan benci orang homo bek den walaupun melin ke cowok." pasmina putih gadis itu tampak agak berantakan ketika dirinya memasang pose berpikir.
Steph membuang bungkus cokelatnya ke tas milik Putri yang entah darimana teronggok ditengah kantin. "Bek Den sama Melin siapa?"
"BACK THEN sama MALE LEAN ANJING BUKAN BEKDEN and MELIN-" Cindy menjedukkan kepalanya ke meja kantin frustasi. "Maaf ya temen gue emang setres." senyuman manis Steph lontarkan kearah Bayu yang hanya terkekeh malu malu.
"Err- te-terus Anissa-san gimana bisa deket sama Alexia-san?" Bayu dengan ragu ikut bertanya. "S-soalnya seinget gue kalian musuhan, kan, dari kelas 10..?"
"Oh itu." Alexia menghabiskan sisa mi ayamnya sebelum akhirnya membayar dan membeli air mineral dan kembali ke meja kantin. "Jadi, dulu tuh.."
"..?"
"Bentar, lupa."
"Adh adh.. tololnya dipelihara sekali yah hyunk.." Steph menyengir sarkas. Cindy memucat. "Steph, lo closeted bengekers?!"
"Ngga!! Saya topi!! "
"Boti diam saja, ya!"
"Boti itu apa? Pengganti kata 'hyung' kah?" Anissa memincingkan maniknya. "BUKAN-"
"I swear if you use 'boti' to substitute hyung, imma ring hell fire upon u" Cindy berfacepalm ria. Sekali lagi gadis kacamata bulat itu menghela nafas. "Enggak bisa bahasa enggres!"
"Makannya belajar di komun!" Steph menguap, dan melirik kearah Bayu yang sedang memakan yakisoba miliknya dalam diam. "Komun apaan lagi, coba?" Anissa mempout.
"Mending beli masker organik ela gorila." sambungnya sambil menyeruput rum regal dari kafe promise soul yang tadi Alexia gojekan. Dasar tidak modal.
"Ehh, tapi serius, gue masih kepo sama backstory gimana kalian bisa pacaran-" Steph kali ini mengeluarkan kaleng monster energy drink ultra miliknya dan meminumnya dalam sekali tenggakan.
Alexia berkedip. "Bukannya daritadi kalian yang bikin topiknya melenceng, ya? Hdhh.."
Padahal kan yang bikin topiknya melenceng authornya biar ceritanya jadi makin panjang. Adh adh.. Oke, balik ke cerita,
"Just answer the question, okay? Please domt play with me right now." senyum manis mengerikan terukir di bibir Cindy yang diberi lipstik hitam.
"FINE-!" percayalah, bahkan Alexia saja dibuat ngeri oleh senyuman kematian itu. "Jadi, awalnya tuh.."
★ ★ ★
KAMU SEDANG MEMBACA
bengek in red
RomanceBagaimana jadinya kalau ketua bengek hyung girl dan ketua alt girl berpacaran? Bukan hanya bengekers, tapi jameties dan kp juga?!!
