Bagian 71

25 4 1
                                        

Tristan yang hendak memasuki rumah sehabis dari alfamart menatap ke sekelilingnya. Perasaannya saja atau tidak, tapi sepertinya sejak tadi ada yang mengawasinya dari jauh. Bukan mengawasinya lebih tepatnya, tapi mengawasi keadaan rumah mereka. Tristan segera masuk dan kembali mengambil beberapa ramuan yang sudah ia buat semalam bersama dengan mr.Erick. Ia lansung memercikkannya di sekeliling rumah dan pekarangan. Untuk memperkuat pelindung yang ada di sekitar rumah mereka.

\Tristan hendak masuk lagi, namun melihat mobil hitam yang memasuki gerbang rumah membuat langkahnya terhenti. Ia lalu menatap siapa yang ada di dalam mobil itu, dan itu adalah Alice, Logan serta Xander. Mereka segera keluar dari dalam mobil dengan wajah pucat. Membuat nya bertanya-tanya apa yang terjadi dengan mereka.

"Ada apa dengan kalian? Apa ada yang menyerang kalian?" seru Tristan khawatir

"Mizuki, dia berkata Xavier menyerang nya. Dan satan itu sudah mulai mencari kami sendirian!" jawan Logan dengan wajah yang masih pucat

"Apa yang gadis itu katakan pada kalian?"

"Kami harus segera pergi sejauh mungkin, menghindar dari Xavier. Mizuki berkata bahwa jika masih berada di area ini, Xavier akan lebih mudah mendapatkan kami!"Alice yang sudah membawa ransel di punggungnya segera melewati Tristan setelah ia menjawab pertanyaan pemuda itu.

"Kita harus menemui mr.Erick, aku ada beberapa tempat di sini yang cukup aman. Tapi aku tidak yakin satan sekuat Xavier masih bisa menembus keamanannya. Masuklah!" seru Tristan dengan segera membuka pintu

Mereka berempat langsung masuk dan segera menuju ruangan mr.Erick, melewati anak tangga dengan langkah yang cepat. Membuka ruangan Mr.Erick dengan tiba-tiba membuat lelaki paruh baya itu menatap mereka dengan asli berkerut. Erick memang tadi sedang memeriksa beberapa lokasi yang cukup rawan, namun pintunya tiba-tiba terbuka. Dan menampilkan tiga orang dengan pakaian seragam mereka. Dan juga Tristan yang sudah kembal, karena tadi lelaki itu ijin untuk pergi ke alfamart sebentar.

"ada apa dengan wajah kalian? Dan mengapa kalian sudah kembali? Aku yakin pelajaran sekolah kalian masih baru saja dimulai!" Erick berdiri dari duduk nya dan menatap mereka. Pertanyaannya lebih tertuju pada Alice, logan dan juga Xander.

"Xavier, iblis itu mulai menyerang. Mizuki sedang menghadangnya, dan dia berkata kami harus mencari lokasi yang aman!" jelas Xander membuat Mr.Erick yang tadi kelihatan tenang langsung was-was. Ia menatap Alice, Logan dan Xander bergantian. Lelaki itu langsung menatap ke luar jendela, dan "Aku rasa kita harus cepat! Awan nya tiba-tiba menghitam dan aku rasa dia sudah menemukan kalian!" ujar mr.Erick langsung kembali dan menatap Tristan

"Mari, ikuti aku!" seru Mr.erick "Dan jangan lupa untuk membawa tiga buku itu!" tunjuk Mr.Erick pada buku mereka yang bercover sayap itu. Mereka mengangguk, dan segera memakai pakain yang terbaik untuk dipakai berlari jika sewaktu-waktu diperlukan. Xander mengambil ranselnya dan memasukkan buku itu serta beberapa alat-alat yang mungkin akan mereka perlukan nantinya. Sementara Alice juga mengambil beberapa benda yang didapatkan ketika mereka berkelana di rumah itu. Alice dan Xander sudah berada bersama dengan Mr.erick, namun mereka menatap Logan. Lelaki itu lagi-lagi membawa tas besar dan beberapa kantong plastic.

"Apa yang kau bawa itu?" seru Tristan

"Makanan, aku rasa kita ak--!"

Brakk..Tristan membuang tas Logan dan juga kantongan plastic lelaki itu. Membuat Logan diam seketika dan menatap Tristan berang, ingin marah "Nanti dulu jika kau ingin marah padaku. Aku tahu maksudmu baik. Tapi sekarang tidak memerlukan itu, kita hanya perlu bersembunyi sekarang. Tidakkah kau bisa melihat suasananya sudah sangat genting?" seru Tristan memberi Logan perhatian.

"Tristan benar Logan ,yang terpenting saat ini adalah nyawa kita. Mari segera pergi!" ujar Alice membuat Logan kembali terdiam.

"Mari Logan" seru Tristan

The Last Weird (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang