ANALDI STORY 🌻
37|| PERSETURUAN WAKIL DAN KETUA
"Emosi dan keegoisan dapat merubah waktu tempat maupun perasaan." Aldi Alfaro Melviano
"Hargai pendapat orang kalo Lo ga ngerhargai itu hidup sana Lo di hutan." Reza Arkana Taufik
"Kita serang mereka sekarang." Ujar Aldi membuat semua anggota NBC mengangguk. "Jangan gegabah dulu." Sahut Reza dewasa.
Mereka tengah berada di kantin sekolah padahal bel masuk sudah berbunyi beberapa menit lalu tapi mereka tak menghiraukannya, kasus kali ini pengeroyokan oleh anggota Wers yang jadi korbannya adalah Iky anggota NBC.
"Maksud Lo???" Tanya Aldi menatap Reza. "Iya jangan ambil keputusan saat kepala Lo lagi panas takutnya apa yang kita lakuin itu gagal." Reza menjelaskan. "Oh Lo jadi kurang suka sama deduksi dari gw gitu?!!" Aldi tersulut emosi.
"Ya engga gitu juga." Reza dengan santai. "Kapan rencana gw pernah gagal hah?! Atau Lo ga berani ngelawan anggota Wers itu." Aldi menuduh Reza, Reza menggebrak meja.
"Maksud Lo apa???" Tanya Reza berdiri membuat Daffa itu menenangkan Reza. "Santai dong." Balas Aldi sangat tidak suka. "Gunanya gw sebagai wakil itu ngingetin Lo supaya ga salah ambil langkah." Reza sangat emosi, uratnya sudah terlihat.
"Dan gw ga suka saran Lo, jadi Lo dengerin gw aja deh." Aldi agak congkak membuat Reza mengepalkan tangannya, kemudian Reza kembali menggebrak meja tuk kedua kalinya. "Bisa hormatin gw ga sih sebagai ketua." Ujar Aldi tentu saja membuat Reza kesal.
"ANJING LO." Maki Reza Aldi berdiri dan menggebrak meja. "Maksud Lo apa bilang gw anjing." Aldi tersulut emosi. "Apa kalo bukan anjing! Perilaku Lo itu kaya anjing." Reza tak segan segan di depan wajah Aldi.
"NGOMONG LAGI DI DEPAN GW." Aldi memegang kerah seragam Reza. "Heh udah heh." Ale menenangkan. "KALO BERANI AYO ONE BY ONE DI LAPANGAN." Tantang Aldi. "Ayo siapa takut." Reza terima tantangan Aldi.
Mereka berjalan kearah lapangan tempat dimana yang paling enak untuk bergulat, anak NBC mengikuti semua dan di jalan Daffa, Ale maupun Panjul menenangkan dan memisahkan namun tidak mempan.
Mereka sampai di lapangan Aldi langsung menghajar Reza sebagai awalan, dibalas dengan Reza dan pertengkaran pun dimulai dari Aldi maupun Reza sama sama kuat karna Daffa, Aldi, dan Reza adalah adalah penguat dari NBC.
"Anjing sini Lo bangsat." Caci Aldi namun Reza makin membabi buta, seragam mereka penuh bercak darah hampir semua badan mereka berdarah, semua anak NBC tak bisa memisahkan hanya bisa melihat, lingkaran murid pun semakin menjadi.
Semua siswa berlarian ke arah luar membuat kelas Ana juga terganggu untungnya guru di kelas mereka berhalangan hadir jadi mereka dengan leluasa keluar masuk kelas dengan gampang.
Ana melihat dari atas terlihat dua orang laki laki yang tengah bertengkar, berkelahi membuat Ana melihat lebih detail siapa orang yang berkelahi itu, jantungnya berdegup kencang saat mengetahui siapa yang berkelahi.
"Cika Aldi sama Reza ribut." Ujar Ana membuat Cika langsung melihatnya dan benar, Ana dan Cika langsung berlari kearah kerumunan yang sudah sendari tadi ramai dengan siswa yang menonton.
Para guru sudah memisahkan namun tidak mempan Ana dan Cika membelah kerumunan dan langsung melihat secara jelas saat Aldi dan Reza tenaga bertengkar hebat. "Aldi stop." Ujar Ana memisahkan namun tak ada yang peduli.
Malahan Ana terjatuh membuat Cika juga mencobanya sama seperti Ana dirinya malah terjatuh ada ada beberapa siswi yang menertawakannya, Cika melotot kearah mereka, matanya merah cabai.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANALDI
Ficção AdolescenteNBC: PERJALANAN SOLIDARITAS DAN PRIORITAS Tidak menyinggung dari pihak mana pun tidak copy copy ini real asli murni otak, vote nya. Aldi Alfaro Melviano cowo dengan ketampanannya yang melebihi orang normal ketua geng motor NBC membuatnya menjadi seo...
