ANALDI STORY 🌻
39|| MASIH SEMPAT!!
“Kegagalan bukanlah akhir masih ada hari esok tuk memulai lagi.” Daffa Mahen Arsalan
Aldi memimpin di depan dengan kecepatan yang sangat tinggi dirinya tengah balap dengan Reza dan Daffa di sebuah jalanan yang agak sepi. “Huhuy gw menang.” Ujar Aldi berhenti di garis finis di lanjut oleh Reza dan Daffa. “Licik Lo nyuri start.” Balas Reza kesal kepada Aldi.
“Yaudah ulang.” Ucap Aldi diangguki oleh Reza. “Gw ga ikutan.” Daffa membuat kedua laki laki itu menatapnya. “Ayolah Daff kalo engga hari ini belum tentu besok bisa.” Aldi berujar seperti itu. “Emang besok Lo mau kemana???” Tanya Reza bingung.
“Ya kalo besok kita mati kan ga tau.” Balas Aldi santai menyalahkan motornya lalu menggeber geber gas motornya. “Oke kita mulai.” Ucap Aldi membuat kedua laki laki itu langsung mensejajarkan motornya.
“SATU DUA TIGA.” Aldi langsung menancapkan gasnya dengan rasa semangat yang membara entah kenapa. “Si Aldi kayaknya semangat banget dah.” Ujar Reza melihat kearah Daffa dan pada saat itu lampu merah menyala menandakan bahwa semuanya harus berhenti.
Namun Aldi tidak menyadari dan pergi begitu saja dari samping terlihat mobil truk yang melintas membuat Reza membesarkan bola matanya. “ALDI AWAS ADA TRUK.” Teriak Reza namun sia sia saja.
Brukkkk
Suara motor dan suara truk yang bersentuhan membuat suara yang kasar di telinga dan sopir truk itu tidak menyadari berjalan begitu saja membuat motor Aldi terbawa bersama Aldi.
Reza langsung menyusul truk itu yang pergi sambil membawa Aldi. “WOY BERHENTI BEGO TOLOL GOBLOK.” Teriak Reza dan mobil truk itu berhenti saat motor Aldi terjepit ban truk.
Reza turun dari motornya lalu melihat kearah kolong truk ternyata Aldi terseret membuat lengannya terhimpit stang motor dan masih untung kepalanya tidak apa apa karna helmnya masih menempel di kepalanya.
Reza menggendong Aldi untuk keluar dari kolong truk, lalu membuka helmnya dan saat itu juga darah keluar bersamaan lumayan banyak hingga dapat membuat genangan darah di sana.
“Aldi sadar ege.” Ucap Reza menepuk pipi Aldi yang berlumuran darah sedangkan Daffa langsung menelpon ambulan. “Re Re Reza.” Aldi terbata bata lalu tersenyum kearah Reza. “Jangan senyum.” Reza tiba tiba saja air matanya keluar.
“Gw minta sama Lo kalo gw bangun gw minta nasi kuning sama tempe yang ada di belakang sekolah ya.” Permintaan Aldi membuat Reza sakit hati tentunya. “Terus kalo gw ga bangun setidaknya Lo bawa ke makam gw.” Aldi mulai membuat Reza gelisah.
“Aldi sadar Lo masih muda, ada orang tua Lo, anak NBC terus si Ana yang masih nunggu lo, ah Lo sih pake acara balapan.” Reza masih sempat sempatnya menyalahkan Aldi. “Daff.” Suara Aldi kian melemah namun ambulan segera datang, lalu membawa Aldi ke rumah sakit.
Di mobil ambulan pun Aldi berbicara. “Daff.” Ucap Aldi namun Daffa tidak menyahutinya. “Daff.” Suara Aldi kini rendah namun air mata Daffa turun. “Apa?!!” Dengan suara serak basah Daffa membalas. “Jaga si Ana ya terus si black bawa ke bengkel si Ale lecet itu.” Aldi entah kenapa mulai ngomong aneh.
“Ngaco lo.” Daffa tak suka omongan Aldi. “Gw keknya ngantuk gw tidur ya.” Pamit Aldi langsung menutup matanya. “Aldi Aldi Aldi.” Reza mengguncang guncangkan tubuhnya namun tidak ada respons, ambulan tiba di rumah sakit dan Aldi langsung membawa Aldi ke UGD.
Namun dokter langsung membawa Aldi ke ruang operasi. “Maaf pasien harus segera dapat penanganan lebih serius, dan disini apakah ada keluarga pasien???” Tanya Dokter. “Bawa aja dok, kita nurut karna dokter yang paling tau, kalo masalah bayaran tenang dia keluarga Alfaro.” Saat Reza menyebutkan Alfaro membuat dokter itu langsung mengangguk.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANALDI
Teen FictionNBC: PERJALANAN SOLIDARITAS DAN PRIORITAS Tidak menyinggung dari pihak mana pun tidak copy copy ini real asli murni otak, vote nya. Aldi Alfaro Melviano cowo dengan ketampanannya yang melebihi orang normal ketua geng motor NBC membuatnya menjadi seo...
