55|| DHAJA CUP 2

18 1 0
                                        

ANALDI STORY 🌻

55|| DHAJA CUP 2

"PENGUMUMAN KEPADA SEMUA PESERTA BASKET DIHARAPKAN SEGARA REGISTRASI KE PANITIA KARNA SEBENTAR LAGI PERTANDINGAN AKAN DIMULAI SMAN 1 BANDUNG VS SMK BAKTI."

Sudah tampak dari pagi suasana sekolah DHAJA yang mulai ramai oleh siswa siswi dari sekolah lain, dan dari pagi Ale dan Daffa sudah datang membawa barang barang yang hendak akan dijual.

Jam menunjukkan pukul setengah 10 siang dan sudah mulai ramai di orang berdatangan dan ramai pula yang berkunjung di toko NBC. "Liat tuh cewe Lo di godain ma cowo." Ucap Reza mengarahkan Aldi ke arah depan kelas disana ada Ana, Cika dan Distra yang tengah mengobrol dengan laki laki.

"Woy." Sapa anak laki laki yang perawakannya jangkung memakai baju basket menepuk pundak Ana, Ana menoleh. "Kenji." Ucap Ana membuat Kenji tersenyum hangat. "Si Jepang ini masih sama ya." Goda Kenji. "Apa Lo cina bego." Ledek Ana tak terima.

"Siapa dia???" Tanya Cika kepada Ana. "Oh iya, dia Kenji temen gw pas di SMA dulu cindo." Ucap Ana membuat Cika mengangguk. "Tanding Lo sini atau cuman nonton doang???" Tanya Ana meledek. "Liat baju gw udah tampak gw mau ngapain???" Tanya Kenji menunjukan baju basketnya.

"Hhmm sombong ya lo." Ucap Ana. "Jelas." Balas Kenji dengan menonjol kesombongannya. "Gw duluan ya mau tanding soalnya." Pamit Kenji pergi. "Iya tiati kalah." Balas Ana.

"Eh liat pancake si Fani yu." Ajak Cika membuat Ana dan Distra mengangguk, lalu pergi ke lapak Fani yang lumayan ramai di serbu pembeli, acara sampai sore bahkan ada pertunjukan musik dari band pukul setengah tujuh masih ramai padahal dari jadwal pukul 5 sudah ditutup tapi pengunjung malah ramai di sore hari.

"Ivent nya cuman 3 hari tapi buat tandingnya seminggu." Ucap Ale tadi baru saja dikasih tau. "Pantes rame." Sahut Reza, Anak NBC terlihat berkeliaran mereka kompak mengenakan baju kaos hitam. "Mau pulang???" Tanya Aldi kepada Ana saat Ana berada di dalam lapak NBC.

Ana melihat jam dan tepat pukul setengah tujuh membuat Ana mengangguk. "Nih udah tutup aja dulu buat besok kalian istirahat." Perintah Aldi membuka semuanya mengangguk lalu merapihkan baju yang digantung setelah selesai semuanya bubar.

"Cika Distra gw duluan ya." Ucap Ana membuat Cika dan Distra mengangguk, lalu pergi bersama Aldi. "Dis Lo balik sama siapa???" Tanya Cika. "Di jemput kayaknya." Balas Distra. "Cika ayo." Ajak Reza.

"Yaudah gw duluan ya Dis." Pamit Cika membuat Distra mengangguk lalu pergi. "Lo balik sama siapa???" Tanya Daffa berada di depan Distra yang tengah fokus main hp. "Ga tau." Balas Distra sambil mengangkat bahunya. "Yaudah sama gw ayo." Ajak Daffa membuat Distra mengangguk lalu berdiri berjalan disamping Daffa.

Saat mereka berdua jalan cukup ramai di pintu gerbang karena memang waktunya sudah tutup, Daffa memegang tangan Distra agar tidak jauh jauh darinya Distra cukup kaget saat tiba tiba tangan Daffa memegang pergelangan tangannya.

Saat di parkiran mereka bertemu Cika dan Reza. "Loh Dis Lo bareng Daffa???" Tanya Cika membuat Distra mengangguk. "Bagus gitu biar ga pulang sendiri." Balas Cika.

"Kamu habis ini kemana???" Tanya Ana melepaskan helmnya. "Ke rumah Daffa ngambil baju yang mau dijual lumayan laku." Balas Aldi menerima helm dari Ana. "Langsung? Apa pulang dulu???" Tanya Ana. "Pulang dulu sayang, mandi solat makan baru deh ke rumah Daffa." Balas Aldi dengan senyum manisnya.

Ale berjalan kearah gerbang dan saat melewati lapak Fani terlihat Fani yang belum sama sekali beres beres, Ale mendekat kearah lapak Fani. "Lo belum pulang???" Tanya Ale membuat Fani menggeleng. "Belum tanggung ini pancake gw sisa 10 kalo di bawa pulang mubazir mentok mentok di buang." Balas Fani, Ale melihat jam pukul 7 malam.

ANALDITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang