Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

29. Seseorang Yang Terlupakan

4.6K 865 195
                                        

Yuk yuk di baca~! Chap ini 2600k word, jangan bosen bacanya yaa


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


((___MOONLIGHT___))
-CheonsAegi-


#Jeno POV

Sesuatu terus berbunyi keras membuat kesadaranku perlahan terkumpul. Ah, itu suara alarm ponselku. Dengan mata yang masih terpejam, aku meraba meja nakas untuk mencari ponselku. Namun, karena tubuhku terlalu berada di pinggir kasur-

/BRuaKh!/

"ARGhhhh!!" pekikku keras karena terjatuh ke lantai. Tidak terlalu sakit sebetulnya, namun ini cukup memaksa kesadaranku kembali dengan sangat cepat, hingga kepalaku terasa pusing.

"Arghh! Motherfuckwerrr~!"

Lalu aku bangun dan merenggangkan tubuh sebentar. Setelah itu, aku mencari di mana ponselku.

"Eh?" mataku terbelalak saat melihat ponselku di lantai dengan kaca yang retak.

"What the- hei jangan mati kumohon!" dengan cepat aku berusaha menyalahkannya kembali namun tidak bisa. Benar-benar mati dengan layar yang pecah.

Hah~! Keluar uang lagi.

Ini terasa seperti déjà vu, beberapa bulan lalu TV-ku rusak karena terkena air hujan. Hari yang begitu sial. Tapi beruntung, sekarang aku tidak lagi pengangguran. Gajiku juga cukup besar, jadi tidak masalah jika aku beli ponsel baru.

"Hm, ya sudahlah." lalu kuletakkan ponsel rusak itu di atas nakas dan berjalan meninggalkan kamar untuk mandi.

Tapi saat sampai di pintu kamar, aku merasa meninggalkan sesuatu. Langsung kutolehkan kepala ke belakang menuju kasur. Tidak ada yang aneh. Semua normal seperti biasa. Lalu kulanjutkan langkah ke luar kamar. Sampai di luar, aku menatap ruang TV tanpa dikehendaki. Sama, tidak ada orang juga.

"Memang tidak ada orang, 'kan aku tinggal sendiri." gumamku begitu saja. Dan, kulanjutkan langkah menuju kamar mandi. Tapi lagi-lagi kakiku tidak membawaku ke sana. Kini menuju meja makan.

Aku kembali menatapnya dalam diam, meja itu kosong. Tidak ada siapapun. Tapi kenapa aku sangat penasaran dan ingin melihatnya seakan ada seseorang yang aku cari.

"Apa ada seseorang yang menginap di rumahku semalam?" gumamku sambil mengingat-ingat.

"Apa aku mabuk sampai lupa? Tapi kurasa tidak. Kemarin sepertinya aku ambil cuti dan istirahat di rumah sambil membuat cupcake di dapur. Habis itu nonton TV, lalu tidur. Sudah. Tidak ada orang." bak orang gila aku bicara seorang diri.

MOONLIGHT √Nomin ft MarkminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang