Masih di diemin

6.8K 404 18
                                        

Sebelum baca, alangkah baiknya kita beri vote ya teman teman

sudah?

oke terimakasih teman, kalian sehat sehat ya

happy reading :)

-

-

-

Lala sudah selesai memotong buah langsung menuju taman belakang, disana ada anak anaknya sedang bermain dan ada Vano sedang jongkok sambil mainin rumput

"Abang nih aaa dulu" kata Lala sambil menusukkan buah naga menggunakan garpu setelah itu menyuapkan ke mulut Azam

"Eummm enak mom, daddy mau?" tanya Azam, membuat Vano senang akhirnya ada yang ngajak ngobrol

"Ma..." baru ingin jawab, omongannya sudah di potong oleh Lala membuat dirinya sedih

"Gak usah, daddy mu itu gak suka buah" jawab Lala santai padahal Vano sangat suka buah buahan

"Kan buah enak ya mom, kok daddy gak suka sih" ucap Azam sambil mengunyah, Lala tidak menjawab ucapan Azam

"Mom, abang mau main prosotan dulu ya"

"Iya hati hati bang"

"Sayang" cicit Vano saat ada kesempatan berduaan dengan istrinya

"Aku minta maaf, aku gak ada niatan apa apa kemaren aku cuma merasa bersalah sama kasihan doang kok beneran deh" kata Vano meyakinkan Lala, tapi tetep aja tidak ada jawaban dari Lala

"Kamu belom mau ngomong sama aku" lirih Vano sambil sedikit sedikit mendekati Lala

"DADDY" teriak Sasa dari jauh sambil berlari merentangkan tangannya

"Jalannya pelan pelan aja de" jawab Vano langsung memeluk Sasa

"Daddy kangen daddy"

"Daddy dari tadi disini, kamu asik main sampe gak tau daddy disini"

"Iya kah, mom aaa lagi" ucap Sasa langsung disuapi buah oleh Lala

"Daddy mau?" tanya Sasa dan di jawab gelengan oleh Vano

"Daddy harus aaaa buah biar bisa eek ya kan mom" tanya Sasa pada Lala

"Iyaa sayang" jawab Lala sambil menyuapi buah anaknya

"Mom suapin daddy juga mom" ucap Sasa dengan semangat agar daddynya bisa eek, Lala menyuapi suaminya tanpa berekspresi

"Makasih" ucap Vano dengan lembut dan tersenyum pada Lala, walaupun hanya di diemin

***

Selesai makan malam, Lala masuk ke kamar duluan meninggalkan Vano yang sedang minum susu di meja makan.

"Gimana caranya biar Lala gak marah" gumam Vano sambil memutar mutar gelas dino

"Vano gak mau lama lama marahannya ntar siapa yang buatin susu, siapa yang peluk Vano, siapa yang garukin gajah Vano kalo Vano tidur, siapa yang siapin baju, siapa yang buatin bekel..."

Glek glek glek

Setelah menghabiskan susu, ia langsung menuju kamar untuk berbicara lagi pada istrinya

Ceklek

Ternyata istrinya sudah tidur ia juga melihat ke arah kasur ternyata di tengah tengah sudah di batasi oleh dua guling, ternyata Lala masih marah, gapapa deh malam ini peluk dino aja

"Lala" cicit Vano sambil membuka paksa mata Lala yang sudah tertutup

"Lala halloww" ucap Vano membuka tutup kelopak mata Lala

"Aku mau peluk kamu, mau nenen juga" cicit Vano sambil menusuk nusuk pe*til Lala

Lala yang sedang tidur merasa terganggu langsung menepis tangan Vano "Bisa diem gak" kata Lala dengan ketus

"Maaf" jawab Vano sambil membetulkan posisinya menjadi tidur dengan tegap

Lala yang melihat itu langsung lanjut tidur dan membelakangi suaminya yang sudah terdengar isak tangisnya

"Hikss...aku cuma mau peluk hikss..."

"Mau nenen hikss...aku kan udah minta maaf hikss...."

"Tapi Lala masih marah hiksss..."

"Mending Vano diomelin hiksss dari pada di diemin hiksss...."

"Hiksss....hiksss...Lala hiksss....uhuk uhuk...hikssss uwek....hikssss"

"Maafin aku Lala hikss....aku beneran gak ada apa apa sama monster itu hiksss"

"Aku cuma kasihan sama merasa bersalah aja hiksss....hiksss huaaa hikss...uhuk uhukkk"

Vano menangis sambil berbicara tidak jelas, Lala hanya memejamkan mata tidak benar benar tidur ia jadi masih mendengar gumaman Vano

"Hiks....hikss....Vano udah gak kuat hikss...uhuk uhuk....uhukk...hikssss" ucap Vano sambil berjalan ke arah kamar mandi, belum sempat ke kamar mandi baru mau diri dari kasur ia sudah muntah mengenai baju tidurnya

"Hiksss...muntah hikss....Lala tolongin Vano hiksss....hiksss"

"Hikssss uhuk uhukk hiksss tolongg hikss"

Lala yang kesal karena mendengar tangisan Vano tidak berhenti di tambah muntah pula, ia langsung bangun dan menarik tangan suaminya menuju kamar mandi setelah itu ia tutup pintu kamar mandi dengan kasar

Brakkk

Lala langsung menyiapkan baju ganti untuk Vano dan minyak telon setelah itu ia mengelap muntahan suaminya

Lala langsung menyiapkan baju ganti untuk Vano dan minyak telon setelah itu ia mengelap muntahan suaminya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ceklek

Vano keluar hanya menggunakan celana dalam dan kaos dalam, sambil menangis menuju kasur

"Diem atau aku sumpel mulut kamu pake ini" kata Lala sambil mengangkat kain bekas ngelap muntahan Vano

"Pake bajunya.."

"Olesin pake minyak telon dulu perutnya" lanjut Lala saat melihat suaminya ingin memakai baju

"Iyaa Lala" cicit Vano, ia langsung memakaikan minyak telon di perut, kaki, tangan dan leher setelah itu memakai baju dan lanjut tiduran sambil memeluk kedua dino

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Iyaa Lala" cicit Vano, ia langsung memakaikan minyak telon di perut, kaki, tangan dan leher setelah itu memakai baju dan lanjut tiduran sambil memeluk kedua dino

"Nangis lagi? Tidur di luar sana!" ucap Lala ketus, Vano tidak melihat ke wajah Lala karena takut, jadi ia hanya menunduk melihat buntut dino

"Lo yang salah Lo yang nangis" setelah mengucapkan itu Lala langsung tidur membelakangi suaminya yang masih memainkan buntut dino





VANOLATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang