Sebelum baca, alangkah baiknya kita beri vote ya teman teman
sudah?
oke terimakasih teman, kalian sehat sehat ya
happy reading :)
-
-
-
Sekarang pukul 02.26 Vano kebangun karena tangisan Azam, ia langsung bangun dan menimang azam agar tidur saat ingin di taro di kasur Azam kembali nangis, jadilah Vano duduk sambil goyang goyang sampai Azam tertidur pulas Vano pun ikut tertidur sambil duduk di kasur.
"Eunghh" Lala kebangun karena kebelet pipis, saat melihat ke samping Lala tidak menemukan Azam saat melihat ke suaminya ternyata Azam ada di pelukan Vano, posisi Azam seperti sedang memeluk papahnya, dan kadang Vano menepuk nepuk pantat Azam.
"Susttt susttt bobok yang bener nanti pegel, sini dedeknya aku pindahin" bisik Lala dan mengambil Azam untuk dipindahkan ke kasur bayi
"Bobok yang bener, mau susu gak?" tanya Lala sambil membenarkan letak guling, boneka dino, dan selimut
"Enggak mau" jawab Vano soalnya tadi dia diem diem udah buat susu sendiri saat Lala tidur.
"Yaudah bobok lagi"
Cup
Setelah mencium Vano Lala beranjak ke kamar mandi membuang air kecil. Selesai pipis Lala menepuk nepuk pelan paha Azam biar tidur lagi karna tadi Lala liat Azam menggeliat seperti ingin nangis.
***
"Sayang bangun sholat subuh" kata Vano sambil menggelar sajadah dan menyiapkan alat sholat istrinya
"Bangun sayang"
"Eughhh..... Eh dede udah bangun, mau ikut sholat yaa" ucap Lala tanpa menyaut omongan Vano.
"Sayang cepet wudhu, nanti waktunya keburu abis"
"Iya mas sabar"
Selesai wudhu Lala langsung buru buru pake mukena karna melihat wajah suaminya yang cemberut karna ia susah bangunnya.
"Sini, itu rambutnya keliatan" Vano langsung membenarkan mukena istrinya karna terlihat beberapa helai rambut
"Makasih mas"
"Hmm"
"Allahuakbar"
......
Selesai sholat subuh dan mengaji mereka berdua ngobrol bersama Azam ralat cuma Lala yang ngobrol Vano sibuk dengan laptop karna dia sudah mulai kerja.
"Mas mau makan siang pake apa?" tanya Lala sambil menyusui Azam
"Aku makan siang diluar sekalian ketemu sama klien bareng joy juga kok"
"Ohhh yowes lah"
***
Lala benar benar bingung dengan sikap Vano, mulai dari nyisir sendiri, pake dasi sendiri. Sebenernya Lala seneng suaminya itu mandiri dan lebih perhatian padanya tapi ia juga sedih karna Vano yang sekarang lebih banyak diam daripada merengek.
"Aku siapin sarapan dulu, kalo udah selesai langsung turun ya sayang" ucap Lala sambil merapikan pakaian suaminya
"Dede tau gak, dada papah sesek banget" gumam Vano sambil mencium pipi Azam
"Oekkkk....oekkkk"
"Eh kamu kenapa, Vano cuma cium dua kali doang kok" ucap Vano panik takut istrinya marah karena Azam baru tidur
KAMU SEDANG MEMBACA
VANOLA
Sonstiges[ END ] ⚡Partnya emang banyak tapi isinya gak terlalu banyak⚡ "Sayang kamu kenapa diem aja,dingin?" "Muka kamu pucet, ayok uda....." ucapan Lala terhenti saat mendengar tangisan Vano "Eh eh kenapa kok nangis ayok naik" "Hikss....Huaaaaa...Vano pen...
