Sebelum baca, alangkah baiknya kita beri vote ya teman teman
sudah?
oke terimakasih teman, kalian sehat sehat ya
happy reading :)
-
-
-
Setelah kegiatan dimana Vano membentak Lala dan Lala menggaplok mulut Vano eh lebih tepatnya menepuk mulut Vano karna asal bicara.
Sekarang Lala sedang rebahan dikasur gak biasanya haid hari pertama bakal sesakit ini.
Ia sangat lelah di tambah Vano yang tiba tiba membentaknya ia sangat kesal dengan sifat Vano yang seperti itu. Lala akan memberi pelajaran ke Vano agar tidak seenaknya marah-marah tanpa mendengar penjelasannya terlebih dahulu
Diruang tengah Vano sedang bengong sambil menatap mainannya, Vano bingung harus melakukan apa ia ingin nangis tapi tidak bisa tapi Vano juga seneng karna punya mainan baru.
"Vano makan dulu deh" gumam Vano menuju meja makan dan membuka satu persatu apa saja yang di beli oleh istrinya itu
"Lala udah makan belom ya?"
"Pengen nawarin tapi gak boleh ganggu"
"Samperin aja ah, siapa tau Lala udah gak marah"
Saat ingin beranjak dari kursi kakinya tersandung oleh sendal jadinya ia jatoh, dengkul yang bekas jatoh tadi siang kepentok meja dan mengeluarkan darah.
"Hiksss...huaaaa sakit hiksss tolong hikss hiksss Lala...hiks" tangis Vano sangat kencang sampai para maid pada datang menolong Vano
"Ya allah tuan ada apa, kenapa sampai jatoh" ucap Siti salah satu maid yang sudah kenal deket Vano dan Lala biasanya Vano dan Lala akan memanggilnya bik, bik Siti umurnya sudah 40 tahun keatas
"Hiksss...bik..sakitt.hikss.Lalaa..hiks"
"Ayo tuan bangun bibi obatin dulu lukanya" ucap Siti sambil menitah Vano menuju kursi
"Hiksss...Lala sakit..hikss..Lala"
"Maaf tuan, bibi mau obatin lukanya dulu"
"Hikss..mau Lala..hikss.hikss" tangis Vano memanggil istrinya terus
"Aduh tuan Vano jangan nangis nanti kalo nyonya tau bakal marah" ucap Siti memberitahu Vano agar berhenti menangis
"Sama bibi aja ya, tadikan nyonya bilang jangan ganggu, nanti kalo nyonya tau beliau bakal tambah marah sama tuan" Siti menjelaskan dengan lembut agar tuannya itu berhenti menangis
"Hikss..Lala marah sama Vano bi..hiksss" jelas Vano
"Berarti tuan harus minta maaf sama nyonya, biar nyonya tidak marah lagi. Tuan juga tidak boleh membentak istri nanti tuan di kutuk loh" ucap Siti sambil mengobati luka Vano
"Tuan sudah makan?" tanya Siti yang dijawab gelengan oleh Vano "belum"
"Ini udah bibi obatin, sekarang tuan makan ya"
"Iyaa, makasih ya bi"
"Iya sama sama tuan, bibi permisi kebelakang dulu"
Sekarang Vano sedang makan, ia tidak jadi menawari Lala makan karna kakinya sakit lagi.
Didalam kamar Lala sedang asik menonton YouTube, tiba tiba ia mendengar suara tangisan siapa lagi kalo bukan suaminya tapi ia hanya acuh karna dia masih marah sama Vano. Lala juga tidak peduli Vano nangis gara gara apa yang pasti sekarang Lala sudah tidak mendengar suara tangisan suaminya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
VANOLA
Diversos[ END ] ⚡Partnya emang banyak tapi isinya gak terlalu banyak⚡ "Sayang kamu kenapa diem aja,dingin?" "Muka kamu pucet, ayok uda....." ucapan Lala terhenti saat mendengar tangisan Vano "Eh eh kenapa kok nangis ayok naik" "Hikss....Huaaaaa...Vano pen...
