[ END ]
⚡Partnya emang banyak tapi isinya gak terlalu banyak⚡
"Sayang kamu kenapa diem aja,dingin?"
"Muka kamu pucet, ayok uda....." ucapan Lala terhenti saat mendengar tangisan Vano
"Eh eh kenapa kok nangis ayok naik"
"Hikss....Huaaaaa...Vano pen...
Maaf guys, kemaren udah mau up terus wifi aku mati. Hp ini emang gak pernah aku isiin kuota
Sebelum baca, alangkah baiknya kita beri vote ya teman teman
sudah?
oke terimakasih teman, kalian sehat sehat ya
happy reading :)
-
-
-
Lala sudah bangun duluan sedangkan Vano dari tadi dibangunin susah, selesai sholat subuh Vano tidur lagi. Sekarang sudah jam setengah sembilan pagi tapi Vano belum bangun juga
"Sayang bangun yuk" bisik Lala sambil menciumi seluruh wajah Vano
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mas bangun yuk, udah jam setengah sembilan loh kamu gak kerja"
"Sayanggg"
"Issss gak mau kerjaaaa hiksss...hiksss..Lala ganggu hiksss...hiksss"
"Sustt sustt yaudah bobok lagi, aku mandiin dede dulu ya nanti aku kesini lagi"
Cup
Lala keluar menuju kamar sebelah "hallo dede, mandi yuk" kata Lala dan mengambil Azam untuk digendong
Lala mengusap wajah Azam pake air "uhhh segerrr ya de"