"Benar itu, Liam?" Madilyn mengalihkan pandangannya kepada Liam untuk memastikan bahwa apa yang ayahnya ucapkan adalah kebenaran.
"Aku sudah bilang aku bisa menjelaskan semuanya." ucap Liam mencoba untuk mengelak fakta yang benar adanya.
"Kamu bilang menjelaskan segalanya? Kapan kamu akan melakukan itu? sudah berapa kali kamu meminta agar aku mendengarkan penjelasan kamu? Lalu, mana buktinya? Kamu tidak menjelaskannya kan?" Madilyn menaikkan suaranya kepada Liam yang membuat Liam salah tingkah dan tidak mengerti bagaimana caranya dia menjelaskan kesalahan yang sudah dia lakukan.
Polisi sudah datang lagi untuk menangkap Liam dan kali ini Madilyn tak akan mencegah hal itu. Dia sudah tidak ingin melihat Liam ada di hadapannya lagi. Bahkan Madilyn sempat berpesan kepada polisi untuk tidak melepaskan Liam dari penjara karena Liam adalah pria yang sangat berbahaya.
"Papa benar, tidak seharusnya aku mencintai pria itu. Kenapa Papa tidak mengatakan yang sebenarnya?" Madilyn menatap mata ayahnya yang sempat memarahi dirinya karena hamil di luar nikah.
"Papa tidak ingin jika kamu terluka mendengar yang sebenarnya. Dia harus pergi karena dia malu dengan perbuatannya." jawab Carl.
"Jadi, selama ini dia bekerja hanya untuk mengelabuhi keluarga kita?"
"Iya, dia ingin membunuh kamu akan tetapi, dia berhasil meracuni Elton dan membiarkan Tommy Sharvia masuk untuk membunuh kamu dengan tembakan. Elton telah menyelamatkan kamu dan Papa tidak ingin jika kamu dilukai karena itu Papa mengusir pria itu." jawab Carl.
"Darimana Papa tau semua itu?" Madilyn tak mengerti darimana ayahnya mendapatkan semua informasi itu akan tetapi, beberapa saat juga Carl masih mengizinkan Liam untuk bertemu dengan Madilyn.
"Papa punya beberapa agent rahasia. Dia yang mengawasi banyak hal." bisik Carl di telinga putrinya. Madilyn tentu tidak mengetahui siapa yang disebut sebagai agent Carl karena Madilyn sama sekali tidak menyadari adanya kehadiran mereka di rumah MClover.
Carl beranjak dan meninggalkan Madilyn sendiri bersama para pengawal sedangkan, dia dan istrinya kembali pulang ke rumah karena mereka sudah lelah melihat drama Madilyn seharian ini.
"Kamu jaga diri dan dengerin perintah dokter Tiffany, ya karena Mama gak mau kamu disini lama-lama. Mama bisa anxiety Madilyn kalau kamu terus-terusan seperti ini."
"Helena, kamu baik-baik saja?" Carl menatap istrinya yang terlihat agak tidak sehat, "Mama yang jangan khawatir dan jaga kesehatan, Ma. Aku baik-baik saja dan bisa jaga diri." ucap Madilyn yang tak ingin jika ibunya khawatir berlebihan.
"Iya, lain kali jangan seperti ini lagi ya." Helena mencium kening Madilyn dan keluar bersama dengan suaminya.
Kini Madilyn benar-benar merasa kesepian. Dia tidak mungkin ngobrol dengan para pengawal yang menjaganya karena wajah mereka terlihat sangat serius. Tanpa dia sadari hal itu mengingatkan dirinya kepada Liam yang terlihat sangat dingin kala pertama mereka bertemu. Liam terlihat lebih tegas akan tetapi, Madilyn baru menyadari bahwa Liam memiliki sifat lemah lembut yang tersembunyi dari dalam dirinya.
Dia tidak akan pernah bisa merasakan sakit yang dirasakan oleh Liam. Dia tak akan sanggup jika hidup tanpa kehadiran sosok seorang ibu yang mendampingi dan mendukunynya setiap saat. Sama seperti dirinya dan Helena yang begitu dekat sejak kecil. Madilyn lahir seolah sebagai pemersatu di antara hubungan ayah dan ibunya entah apa alasannya. Dia tak pernah menanyakan hal itu. Dia hanya tau untuk menikmati hidupnya saja tanpa pernah merasa kekurangan.
Jika Madilyn pernah bersedih, dia sudah bersedih dan menghabiskan air matanya untuk Farrel. Dia juga sudah menghabiskan air matanya untuk menangisi seorang pembohong dan pengkhianat seperti Liam. Dia menangis karena kehilangan calon bayinya, dia akan kesepian karena untuk menemukan cinta yang baru, waktunya benar-benar tidak bisa di tentukan oleh dirinya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Personal Bodyguard
RomanceMadilyn Mclover bisa mendapatkan segalanya, kehidupannya yang glamour, mewah dan penuh kasih sayang sejak lahir, dia satu-satunya anak perempuan Carl Mclover, seorang penguasaha sukses dengan latar belakang kriminal yang membahayakan keluarganya. D...
