Johan juga memperlihatkan teman-teman mereka yang bersiap mengakui bahwa mereka melakukan ini hanya atas perintah Carl Mclover. Pecah sudah kepercayaan Carlos terhadap ayahnya. Liam sendiri terkejut mendengar pengakuan Johan yang sudah lama bekerja untuk Sersan dan mereka kini terlibat perbuatan kotor dengan Carl Mclover.
"Apakah itu benar? bisa kalian tunjukkan kapan Carl Mclover memerintah kalian? Atau kita pergi ke rumah Carl Mclover dan menanyai apakah benar dia yang melakukan semua ini?" Detektif Nolan yang curiga dengan gerak gerik mereka sejak awal mereka masuk Villa itu pun mengajukan pertanyaan.
Mereka terdiam mematung, tidak ada jawaban sama sekali karena memang tidak ada bukti. Seperti Gerald yang tidak bisa membuktikkan keterlibatan Carl waktu itu tidak juga dengan Johan yang dapat membuktikkan keterlibatan Carl dalam percobaan pembunuhan Liam dan Madilyn.
"Jika memang benar Papa, kenapa waktu itu kamu ingin membunuh Madilyn???? Carl Mclover tidak akan menyakiti putrinya dengan sengaja. Lagipula, kalian kenapa tidak mengaku saja? Liam juga sudah setuju bahwa dia tidak akan menikahi Madilyn." ucap Carlos yang membuat mereka semakin kebingungan.
"Tidak ada yang mengenal mereka." ucap Carl yang hadir di rumah itu bersama dengan Vin. Nolan terkejut Carl bisa mengetahui lokasi ini sehingga dia pun menanyakan perihal darimana Carl mengetahui lokasi mereka. "Carlos mengirim lokasinya di chat." Carl menunjukkan bukti pesan yang dikirim oleh Carlos sekitar satu jam yang lalu.
"Tuan Carl tidak pernah mengenal mereka dan tidak pernah berinteraksi dengan mereka. Dia selalu bersama dengan saya dan semua penyelidikan ada disini." Vin menujukkan sebuah device track dimana dia menyelidiki lokasi Madilyn dan Liam selama ini dan Vin juga yang selalu mengawasi mereka.
"Dia tidak akan melakukan pembunuhan apalagi ditujukan kepada putrinya sendiri." tambah Vin.
"Dan dia sudah akan membunuh Liam sejak lama jika dia mengetahui dimana Liam berada. Mulai dari Pantai Indrayanti di Jogja, Hotel, Villa dan tempat-tempat yang berada di luar Bali. Ponsel Madilyn selalu aktif disini dan jika ada bahaya maka, device ini akan berbunyi." jelas Vin ketika dia menunjukkan tanggal dan waktu dimana di mentrack semua lokasi Madilyn.
Tanpa Liam dan Madilyn sadari, mereka sudah diikuti selama ini. Namun, ucapan Vin terdengar benar di telinga Liam, jika Carl berniat membunuh Liam kenapa tidak dia lakukan sejak dulu padahal waktu itu Carl pernah mengancam Liam dan Liam kembali, dia sudah gagal dan sepertinya dia gagal lagi ketika menikahkan Madilyn dengan Adams. Hal itu yang membuat Liam masih merasa bahwa Carl adalah dalang di balik semua ini.
"Johan, Tiko, Bimo dan Ferdi bekerja untuk Sersan Sharvia di pelabuhan Bali ketika malam hari, mengangkut barang selundupan tanpa pajak untuk dijual kembali. Perusahaan Tommy mengalami kebangkrutan dikarenakan supplier tidak mau bekerja sama dengan Tommy karena mereka sudah dicurigai oleh polisi setempat." ucap Detektif Nolan yang sepertinya sudah mengetahui latar belakang mereka.
"Sayangnya, kapal mereka selalu menghilang tepat pada waktunya agar kegiatan ini tidak diketahui oleh polisi. Selain itu, Tommy juga memalsukan hak milik tanah yang berada di lombok untuk usaha hotel dan Villa. Semua itu adalah palsu dan akan menjadi sitaan negara. Johan telah membunuh Arteri Nakasha, pemilik tanah di Lombok agar Tommy dapat memiliki tanah itu sepenuhnya tanpa membeli. Ada semua buktinya disini, kasusnya juga akan dibuka kembali. Jika kamu tidak mengaku, maka, hukumannya akan lebih berat." jelas Nolan.
Johan semakin gemetaran mendengar ucapan Nolan yang dia rasa itu memang benar. Dia melakukan pembunuhan keji kepada Arteri dengan cara memenggal kepalanya dan membuang jasadnya ke tengah laut.
"Iya, Tommy Sharvia adalah dalang dibalik semua ini. Dia membunuh Arteri dan Kilah untuk memalsukan tanah mereka. Dia juga melakukan perdagangan tanpa membayar pajak dan menjual kembali barang penyelundupan." Johan yang gemetaran karena terpojok pun mengakui semuanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Personal Bodyguard
RomanceMadilyn Mclover bisa mendapatkan segalanya, kehidupannya yang glamour, mewah dan penuh kasih sayang sejak lahir, dia satu-satunya anak perempuan Carl Mclover, seorang penguasaha sukses dengan latar belakang kriminal yang membahayakan keluarganya. D...
