A T T G| 04. Griffths Galen Almeerzio

35.4K 2.5K 80
                                        

Happy Reading!
_________________

Jam menunjukan pukul 21:55 wib. Alen sudah siap dengan pakaian casualnya. Malam ini, alen akan pergi kesebuah sirkuit bersama para sahabatnya, ia akan mengikuti balapan.

Alen memakai outfit jaket kulit hitam, kaos putih, celana jeans, sepatu sneaker putih, jam tangan dior, kalung berbandul tengkorak, sarung tangan berwarna hitam, serta ikat bandana berwarna hitam yang ia talikan diatas siku lengan kanan.

Alen menyemprotkan parfumnya ke sisi telapak tangan lalu ia tempel-tempelkan keleher, dan menyemprotkan lagi ke bagian tubuhnya. Selesai dengan urusannya, alen mengambil helm dan beranjak keluar kamar.

Sebelum berangkat, ia berjalan menuju kamar adiknya memastikam anak itu sudah tertidur atau belum.

Ceklek.

Alen membuka pintu kamar gibson, ia berjalan masuk. Ternyata ruangan ini gelap, hanya lampu tidur yang menyala. Itu artinya, kembarannya sudah tertidur. Alen melangkahkan kakinya kearah kasur, ia menyimpan dulu helmnya di atas nakas.

Dia membenarkan letak posisi tidur gibson lalu menarik selimut sampai sebatas dada. Tidak lupa juga, alen mengatur suhu ruangan. Setelahnya, ia mengambil kembali helm dan menyempatkan diri mengecup kening serta dahi gibson.

Cup!

Cup!

"Good night." Setelah mengatakan itu, alen beranjak keluar kamar kembarannya. Ia memasuki lift dan menekan tombol angka 1.

Sampai dilantai dasar, bisa alen lihat dari arah ruang tengah. Kedua orang tuanya masih ada disana, mereka masih menonton flm bersama. Ia mendekati kedua orang tuanya untuk meminta izin.

"Yah! Bun!" Panggil alen.

Kedua pasangan pasutri itu dengan kompak menoleh, dahi claudia mengerut ketika melihat pakaian alen. Sedangkan xavier hanya menatap datar putra keduanya.

"Alen mau keluar bareng temen-temen." Ucap alen dengan datar.

"Balapan?" Tanya xavier, alen mengangguk sebagai jawaban.

Claudia tersenyum hangat." Pulangnya jangan terlalu malem, besok sekolah." Sahut claudia.

Alen mengangguk lagi," alen pergi dulu." Kata alen, langsung melenggang pergi tanpa menunggu jawaban dari mereka.
________________________

Brum!

Suara deru motor mengalihkan atensi semua orang dari sirkuit yang terlihat belum banyak orang. Sipemilik suara deru motor barusan membuka helmnya, dan mengguyarkan rambutnya. Membuat rambut yang awalnya tertata rapih, kini terlihat acak-acakan.

Ia meletakkan helm diatas motor dan menumpukan kedua tangan diatas helm tersebut. Matanya menelisik sekitar dengan wajah datar serta dingin andalannya.

"Nah! Ini dia jagoan kita." Celetuk seseorang dari arah belakang.

Pemuda itu hanya menatap kedepan tanpa menengok kebelakang, tanpa menengok pun ia sudah tahu siapa pemilik suara itu.

"Hi len! Apa kabar?, lama gak ketemu." Lanjut seseorang dari arah belakang.

Alen menengok dengan tatapan datarnya." Baik!" Jawab alen singkat.

About The Twins G [ Terbit ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang