Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

17.Pesta Berantakan

46 17 0
                                        

~Happy Reading~

"Akhh.. Gila pinggang gue encok." Rintih Haikal sambil memegangi pinggangnya yang sakit.

"Lu sih, joget kek orang kesurupan," sahut Lesti.

"Bodo amat, gue mau joget lagi." Ucap Haikal lalu berjalan menuju sekumpulan orang yang joget dekat panggung.

"Ati-ati patah tulang lu." Lesti menggeleng kepala melihat temannya yang sedikit miring.

Acha menghampiri Lesti sambil membawa dua bingkisan yang dikasih Gilang tadi. "Nih,"

"Wihh... Apa nih?" Lesti menerima bingkisan tersebut.

"Itu, bingkisan. Yang abis ngasih Gilang kado bakal dikasih bingkisan. Isinya kue." tutur Acha sambil terkekeh.

Lesti melongo. "Buset, bener dah tuh anak. Kayak ulang tahun bocil anjir ada bingkisannya. Gue tebak ini isinya snack seribuan, minuman seribuan sama permen kaki-kaki itu kan?!"

Acha hanya tertawa mendengar ucapan Lesti. Lesti benar, Gilang merayakan ulang tahun dengan membagikan bingkisan, seperti bocah TK yang sedang berulang tahun.

Drttt...
Drrttttt....

Ponsel Acha berbunyi. Acha segera mengambil ponselnya yang ia taruh didalam tas kecil yang ia bawa. Sebuah panggilan telpon dari Bi Inah. Acha menggeser keatas tombol hijau.

"Hallo bi, ada apa ya?"
"...."
"Oh, Matcha, iya Bi kasih makan habis itu kasih susu nah terus taruh aja dia dikasur nya ntar tidur sendiri."
"...."
"Iya, Bi."
"...."
"Acha pulangnya sebentar lagi, kalo Bi Inah mau pulang duluan silahkan."
"...."
"Kuncinya dibawah pot bunga kan Bi?"
"...."
"Oh, iya Bi. Yaudah Acha tutup ya, Assalamualaikum."
"...."

Acha menutup panggilan telepon dengan Bi Inah. Lalu menyusul Lesti yang sudah duduk dikursi sambil meminum minuman yang diberikan Vino tadi.

"Bi Inah kenapa Cha?" tanya Lesti. Acha menoleh kearahnya.

"Bi Inah tadi tanya, Matcha udah makan atau belum." balas Acha. Lesti menaikkan satu alisnya, sepertinya ia kebingungan dengan penuturan Acha. Matcha siapa?

"Lu ganti nama sejak kapan Cha?"

"Hah?! Gue ganti nama?" Lesti mengangguk cepat.

"Iya, Matcha itu nama baru lo kan?" tanya Lesti dengan seribu kebingungan.

"Oh, Matcha itu kucing baru gue." Balas Acha lalu menyenderkan badannya disandaran kursi.

Lesti menganga. "Whattt?!! Kucing? Baru?"

Acha mengangguk. "Iya lah."

"Masa sih, sejak kapan lu pelihara?" tanya Lesti.

"Baru kemaren."

"Lu beli dimana?"

"Gue temuin disemak dekat trotoar. Waktu itu gue lagi joging."

Lesti mengangguk paham. Lalu kembali menyeruput minumannya. "Lucu gak?"

"Seratus persen lucu, gemoy plissss." ucap Acha.

ACHA [END✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang