Jangan lupa vote dan komen.
Happy reading💜
_________,,,,_______,,,,___
"Yang di mau Arsya"
Nanda merenggangkan otot-otot nya yang terasa kaku setelah hari HUT kemarin. Ia berjalan kesana-kemari, betisnya terasa bengkak sekarang. Nanda menghela napas pelan dan menidurkan kepalanya dimeja. Pelajaran pertama telah usai, tapi yang dia herankan Arsya sudah tidak ada dimeja nya sejak bel istirahat berbunyi, kemana anak itu? Tiba-tiba saja menghilang.
"Ada gosip tau..." Suara pelan yang mengintrupsi para siswi untuk duduk merapat.
Nanda memilih pura-pura tidak tau tapi ia menyimak dalam diam. Kali ini yang ikut bergosip ria adalah rombongan bunga, flora, Anugrah, delima, Liza, Iis, dan Tika. Mereka duduk melingkar disudut kanan Nanda didekat pintu.
"Gosip apa?" Tanya Bunga yang mencondongkan tubuhnya.
"Biasalah anak SMA 2" ujar Flora Pelan.
"Hmmm... Kenapa anak SMA 2?" Tanya delima yang menyimak.
"Dari kabar burung sih, katanya.. katanya loh ya.... Kepsek SMA 2 melindungi pelaku pelecehan seksual" terang Flora membuat teman-temannya terkejut dan menutup mulut.
"Seriussss????" Tanya Liza sedikit berteriak.
"Sssssssttttt!!!" Flora mengapit jari telunjuknya dibibir menyuruh Liza untuk tidak berisik.
"Terus teruss..." Ucap Delima yang semakin penasaran.
"Soalnya pelakunya itu anak si kepsek!"
"Hah!!!!!" Kali ini bukan suara Liza lagi melainkan Anwar yang entah sejak kapan sudah ikut duduk diantara para cewek-cewek itu.
"Issh apaansih war!" Ketus Tika memukul bahu Anwar.
"Udah lanjut lanjut" seru Anwar yang tertarik mendengar cerita kali ini.
"Iyaa pelakunya anak kepsek tapi gue gak tau siapa namanya soalnya dirahasiain" ujar Flora sedikit kesal.
"Yahhh"
"Tapi.... Katanya korbannya itu satu komplek sama lu war" koar Flora lagi menatap Anwar yang manggut-manggut.
"He'em, gue tau korbannya cuma kalau pelakunya masih diselidiki. Soalnya si korban masih trauma dikepalanya karna dipukul pelaku pakai botol bir" ungkap Anwar yang semakin menyemarakkan perghibahan itu.
"Wihhh jahat banget" seru mereka kompak.
"Nama korbannya siapa?" Tanya Iis yang penasaran.
"Deila" jawab Anwar singkat.
BRAK!!
Nanda langsung berdiri tegak dan membuat mejanya terjatuh.
"Eh eh sorry sorry" ucap Nanda kikuk dan mendirikan meja nya kembali.
Semua berhenti menatap Nanda dan kembali melanjutkan gosip mereka. Dilain sisi Nanda menyiapkan telinganya demi meraih informasi penting itu.
Namanya mirip sama yang disebut Arsya.
Batin Nanda melirik rombongan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Improvements
Fiksi Remaja>>>SEBELUM MEMBACA FOLLOW AKUN @Smk_arsitek TERLEBIH DAHULU<<< Jangan lupa vomment dan masukin kedalam perpustakaan pribadi kalian!!! Awal mula perjalanan Nanda masuk sekolah menengah adalah mendapatkan sekolah yang nyaman dan memiliki akreditasi y...
