Jangan lupa vote dan komen.
Happy reading💜
_________,,,,_______,,,,___
- lanjutan episode sebelumnya -
Sejak saat itu label pelecehan itu tersemat di tubuh gue. Fahri melakukan segala cara untuk menghancurkan gue. Disisi lain ada Deila yang ternyata akal bulus dari Fahri. Dia sengaja memasukkan Deila di dalam kehidupan gue. Membuka luka lama dan membuatnya terulang seperti sebuah kebetulan bagi gue.
Kael yang awalnya ragu bahwa gue bukan Fahri perlahan-lahan mulai menerima, dia tetap memperlakukan gue sebagaimana majikannya. Loyalitas Kael memang tiada tanding. Bahkan dia ikut membenci bokap karna bokap secara terang-terangan menampar gue tepat di depan matanya.
Dan Kael juga mengutarakan kalau dia tidak terima jika gue dijadikan kambing hitam oleh bokap atas kesalahan yang gak gue perbuat.
"Deila benar-benar licik. Dia mengancam pak Wibowo dengan satu foto. Lo terima digituin bos? Perintahin gue buat lenyapin Deila!" Tuturnya saat itu.
Seluruh anggota geng berkumpul di ruang olahraga. Menyampaikan pendapat yang tak searah. Sebagian dari mereka meyakini gue bukanlah penjahat kelamin yang saat ini sudah menyebar di seantero kota. Sedangkan yang lain meragukan keaslian gue sebagai Fahri.
"Biarin dia. Seperti yang bokap gue bilang, dia lagi nyiptain spotlight karna posisi dia lagi terancam sama kehadiran Zalista"
Kael memandang penuh kebencian. Perasaan itu juga yang gue rasakan saat ini, namun gue gak punya pilihan. Sebelum bokap benar-benar nyuruh gue sama Fahri keluar dari ruangannya dia sempat ngancem gue.
"Sudah ku ingatkan padamu Fajri, tetaplah hidup sebagai bayangan Fahri. Tapi kau malah mengacaukannya. Kini pilihan ada padamu. Kau diberi kesempatan oleh Fahri untuk memerankan dirinya sekali lagi, kali ini aku juga akan biarkan itu. Tapi ingat! Jika sekali saja kau bongkar rahasia ini dengan mulutmu sendiri! Ku pastikan nasibmu akan sama seperti wanita yang melahirkanmu itu!"
Gue terdiam, mendengar kalimat yang sudah lama tak terucap itu. Bokap masih menganggap nyokap adalah biang masalah.
"Bos! Liat! Deila beneran cari perkara! Gossip sudah tersebar sampai di sekolah lain!"
Ya, selain Kael yang selalu disisi gue ada anggota Fahri yang loyalitasnya sangat gue akui. Dia Mario. Hacker andalan gue saat ini.
"Brengsek! Gue habisi lo Deila!" Geram Kael yang mulai naik pitam. Dia hendak beranjak dari ruangan ini.
"Tahan Kael. Jangan memperkeruh keadaan. Ancaman bokap gue itu nyata, jangan sampai dia malah ikut nindak lanjuti kalian semua" seru gue membuat Kael berbalik dan tidak terima.
"Sampai kapan bos? Kalau berita ini udah beredar, geng kita bakal diremehin! Apa gunanya anggota lo ini kalau ngurus bocah ingusan aja gak bisa?!"
Gue tau, gue paham dengan loyalitas Kael. Tapi, gue cuma butuh waktu untuk menetralkan keadaan ini. Gossip itu akan hilang secara alami layaknya asap. Namun, gue gak nyangka ternyata akan sefatal ini.
Deila menabuh genderang perang melalui bocah SMK yang gue sama sekali gak kenal. Dia cukup tangguh dalam membela cewek ular itu. Dia berhasil nyekap gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
Improvements
Teen Fiction>>>SEBELUM MEMBACA FOLLOW AKUN @Smk_arsitek TERLEBIH DAHULU<<< Jangan lupa vomment dan masukin kedalam perpustakaan pribadi kalian!!! Awal mula perjalanan Nanda masuk sekolah menengah adalah mendapatkan sekolah yang nyaman dan memiliki akreditasi y...
