Happy Reading
________________________
Untuk saat ini aku tidak memiliki perasaan apapun untukmu, aku hanya berusaha membalas perasaanmu yang terbuang sia-sia selama tiga tahun untukku. Rasa cinta dari gadis baik sepertimu tidak bisa di sia-siakan begitu saja. ----- Reygi Aditia Athalla
"WOY MONYET TURUN ANJIR, LO DI CARIIN BUK MALA, MALAH NONGKRONG DI POHON JAMBU!"
Tomo berteriak dari bawah dengan berkacak pinggang mendongak menatap Reygi yang duduk di salah satu ranting pohon jambu yang lumyan kuat dengan mulutnya tak berhenti mengunyah jambu biji tersebut, ia geleng-geleng kepala dengan kelakuan Reygi tidak di rumah di sekolah, cowok itu selalu duduk di atas pohon jambu sembari menghabiskan buah-buah jambu.
"Kenapa sih? Ganggu aja!" Reygi berdecak kesal melempari Tomo dengan jambu berkuran kecil hingga membuat Tomo meringis kecil jambu mungil tersebut menyentuh jidatnya.
"Lo benar-benar ya nyet, tunggakan tugas fisika lo di tagih anjir gue yang jadi sasaran Buk Mala katanya kalau gue nggak bisa bujuk lo nyelesaiin tugas-tugas lo gue nggak bakal di kasih deket-deket sama Dira!"
"Emangnya Dira mau sama lo?" sinis Reygi.
Tomo yang merasa tersentil dengan ucapan Reygi tak tanggung-tanggung mengambil batu yang berukuran kecil untuk melempari Reygi, demi gadis incarannya anak guru fisika ia rela menuruti kemauan Buk Mala asal ia bisa dekat-dekat dengan Andira.
"Turun nggak lo? Atau nih batu ngehantam kepala lo!" ancam Tomo dengan kedua matanya sudah berkilat marah tangannya juga sudah terangkat ingin melempar batu tersebut ke arah Reygi.
"Berani lo sama gue? Mau gue patahin tulang kering lo itu?" Reygi berucap dingin, membuat Tomo meneguk ludahnya susah payah perlahan ia melempar batu tersebut ia kalah telak dengan Reygi akan selalu begitu.
"Tolong dong kerja samanya, Reygi!" Tomo beralih menatap Reygi memelas dengan kedua tangannya disatukan memohon pada cowok yang menggunakan kalung di lehernya tersebut.
Reygi memutar bola matanya malas. "Gue terlahir pintar jadi bilang sama Buk Mala tenang aja tugasnya gue kelarin nanti, no bocor-bocor, eh no bohong-bohong maksudnya!"
"Ah lo mah gitu mulu, kalau gue jadian sama Dira gue kasih lo penthouses!" raut wajah Tomo seperti meyakinkan padahal hutang saja numpuk di kantin.
"Lo kira gue Lydia Danira?!" kesal Reygi bukan main apa-apaan itu Tomo pikir dia itu bisa di sogok dengan penthouses seperti selingkuh di film-film tersebut.
"Gue kasih kebun jambu deh lo!"
"Gue bisa beli, bahkan kalau perlu rumah lo gue gusur buat tanam jambu!" ujar Reygi tidak mau kalah.
"Anjing lo, itu rumah peninggalan kakek gue ya jangan lo main gusur!"
"Makanya nggak usah banyak gaya!" cibir Reygi, lagi-lagi Tomo hanya bisa bungkam berdebat dengan Reygi hanya membuat tensi darahnya naik bahkan wajahnya sudah kusut sejak tadi.
"Lo jahat nyet, gue aduin Sandy lo ah yang baik cuma ayang Sandy emang!" Tomo punya tameng yaitu Sandy teman yang paling dekat dengannya Sandy juga termasuk bijak sana setelah Marsel.
"Yaudah sono, dasar kang ngadu!" Reygi memilih memalingkan wajahnya tak ingin menatap Tomo yang masih berdiri di bawah pohon jambu.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEI, REYGI! [END]
Fiksi Remaja(AYO FOLLOW SEBELUM BACA!) "I have crush on you Reygi!" - Radelia Maheswari "Crush in, gue berarti nggak bisa lepas dari gue!" - Reygi Aditia Athalla Siapa sangka perasaan yang di pendam Radelia Maheswari sejak MOS SMA terbongkar akibat ulah dari t...
![HEI, REYGI! [END]](https://img.wattpad.com/cover/307223276-64-k427309.jpg)