Happy Reading
____________________
Delia menyibukkan diri dengan esktra kurikuler dan belajar untuk persiapan semester akhir nanti, hal ini ia lakukan agar tidak terpikir pada hubungannya dan Reygi yang sedikit renggang saat ini ataupun tidak lain tidak bukan untuk menghindari Reygi yang pasti tidak akan tahan untuk menggangunya.
Drrt
Dugaannya benar, ponselnya yang di berada di saku kemeja putih itu bergetar dan setelah melihat siapa si penelpon membuat Delia menghela napas berat Reygi memang tidak bisa komitmen dengan ucapannya sendiri terbukti sekarang ia malah menelponnya. Delia menghentikan gerakan jari-jari lentiknya di atas keyboard piano padahal ia tengah menikmati setiap bunyi indah yang di ciptakan alat musik tersebut.
"Kenapa?" cetus Delia setelah menerima panggilan telpon dari Reygi daripada makin panjang urusannya, cowok itu pasti akan terus menerornya.
"Gitu banget jawabnya, lagi dimana sayang?"
Delia berdecak kesal. "Nggak usah sayang-sayang, inget kita tuh lagi break untuk sementara!"
Terdengar dari sambungan telpon Reygi terkekeh geli. "Iya lupa keceplosan hehe, kebiasaan sih."
Delia memutar bola matanya malas. "Alesan." cibir Delia.
"Iya deh, jawab dong lagi dimana?!"
"Di ruang eskul."
"Ngapain?"
Delia mencoba bersabar untuk kesekian kalinya. "Ya menurut Reygi di ruang ekskul ngapain? Nge gosip?" kesal Delia.
Dafa yang berada di samping Delia tak tahan lagi untuk tertawa sampai-sampai bisa didengar Reygi, Dafa merasa puas saja melihat Reygi di omeli Delia.
"Itu Dafa ngajak berantem?!"
"Nggak usah aneh-aneh deh, udah dulu Delia matiin telponnya." ujar Delia mengakhiri panggilan telpon sebelum berkelanjutan.
Ia beralih berdiri dari duduknya sambil menenteng ransel hijau miliknya, ia akan segera pulang mengingat waktu sudah sangat sore, ia juga ingin mengistirahatkan tubuh di rumah.
"Mau pulang ya? Gue anterin mau?"
Delia menggeleng pelan dengan tawaran Dafa, ia sedang tidak mood untuk banyak bicara. Gadis itu langsung keluar dari ruang ekstra kurikuler kesenian.
Saat di parkiran sekolah ia bertepatan dengan Reygi, Sandy, Marsel, Raven dan Tomo yang ternyata belum pulang sekolah juga. Delia tidak membalas sapaan Reygi saat cowok itu melambaikan tangan kearahnya ia memilih melangkah kedepan gerbang SMA Mandiri disana sudah ada sopir yang di suruh untuk menjemput Delia.
"Nggak gini juga anjing!" umpat Reygi menatap mobil yang di tumpangi Delia mulai menjauh.
Keempat teman-temannya menatapnya jengah, mereka tidak di suruh pulang lebih dulu hanya untuk menemani Reygi untuk menemui Delia yang sebenarnya Reygi tahu Delia ada jadwal ekskul hari ini namun di telpon tersebut ia hanya ingin basa-basi.
"Lo kepala batu banget sih, di bilang menjauh menjauh dulu malah ngeyel. Syukurin makin di cuekin kan!" cerocos Sandy, ia sudah lapar dan lelah tapi demi menemani Reygi untuk menunggu yang tidak pasti ia menahan semua itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEI, REYGI! [END]
Fiksi Remaja(AYO FOLLOW SEBELUM BACA!) "I have crush on you Reygi!" - Radelia Maheswari "Crush in, gue berarti nggak bisa lepas dari gue!" - Reygi Aditia Athalla Siapa sangka perasaan yang di pendam Radelia Maheswari sejak MOS SMA terbongkar akibat ulah dari t...
![HEI, REYGI! [END]](https://img.wattpad.com/cover/307223276-64-k427309.jpg)