16. Perihal Kemeja

101K 8.7K 959
                                        

Follow ig aku : windaresta13
Link nya ada diprofil.

"Pelan-pelan aja minum nya, jangan seperti orang kesetanan." Ujar laki-laki tampan itu, sambil memperhatikan bagaimana antusiasnya Faury menyedot sekotak susu cair tersebut.

Slurp slurp!

"Alhamdulillah, lega banget habis minum susu."

Sepasang manusia berbeda gender itu tengah berada dalam sebuah ruangan minimalis khusus milik dosennya.

Pak Azheff menggelengkan kepala nya berkali-kali, melihat calon istrinya yang duduk diatas sofa dengan sebelah kaki yang terangkat, sama persis seperti preman yang tengah nongkrong dikedai kopi.

"Kamu nggak bisa seperti perempuan normal?"

Uhuk!

Byuarrr!

'Wuanjirr, jadi maksudnya gue ga normal gitu?'

Faury menyemburkan susu yang sudah masuk kedalam mulutnya,  tepat mengenai kemeja putih bagian depan milik calon suaminya.

"Baju saya, Faury!" Geram pak Azheff dengan kedua rahang yang mengetat sempurna. Bayang kan saja kemeja putih bersih, terkena cairan susu berwarna ungu janda. Ck!

"Ya maap, bapak sih nanya nya aneh bangett..."

"Terus sekarang saya harus pakai apa?"

"Mana saya tau. Maapin ya pak, saya kan ga sengaja, pwiisss..."

Pak Azheff berdecak kesal, sambil mengusap-usap kemeja nya yang sudah basah. Mau marah, tidak tega dengan wajah memelas yang dibuat Faury sedrama mungkin, sengaja.

"Belum jadi istri, kecerobohannya udah nyusahin saya." Gumam pak Azheff pelan, namun siapa sangka dapat didengar oleh mahasiswi yang berstatus sebagai calon istrinya.

'Ya Allaah, beban banget idup gue.'

"Hm," Jawab pak Azheff hanya dengan gumaman singkat, andalan segala jenis manusia es kutub dibumi ini.

"Maapin ya pak,"

Laki-laki dewasa itu menghembuskan nafas nya, berat. Ia duduk bersandar dikursi kebesaran nya, sambil menghadap ke laptop dengan serius,  tidak peduli lagi dengan nasib baju malang nya.

Faury berfikir sejenak, sebenarnya ia juga merasa bersalah, tapi gadis itu bingung apa yang harus dilakukan nya.

"Hallo mbak, iya kenapa?" Tanya seorang cowok yang terdengar ramah,  disebrang sana.

"Hallo,"

Pak Azheff melirik kearah mahasiswi nya yang tengah berbicara lewat sambungan WhatsApp, mungkin.

Laki-laki itu berdecak malas, bukan nya tanggung jawab malah menghubungi cowok diluar sana. Apa jangan-jangan Faury, berniat selingkuh dari nya? Eh selingkuh-

"Pak, tolong bawakan saya kemeja cowok warna putih yang bagus dan berkualitas, ukuran M atau L. Anterin segera kekampus, saya tunggu diparkiran!" 

MAS DOSEN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang