Follow ig aku : windaresta13
Linknya bisa cek di profil.
Pak Azheff merenggang otot-ototnya, begitu semua pekerjaan sudah terselesaikan dengan baik.
Laki-laki itu bernafas lega, setelah berhasil melepaskan dasi yang tadi mencekik lehernya dengan kuat.
Lalu ia melirik kesamping, dimana tempat istrinya menghabiskan waktu untuk menunggu dirinya selesai bekerja.
Pria itu menggelengkan kepalanya berkali-kali, melihat bungkus makanan yang berserakan diatas lantai.
Dua kantong kresek jajanan tadi, habis hingga sedikit pun tak tersisa, hanya dalam kurun waktu kurang lebih dua setengah jam.
Dan yang paling parah nya lagi, si empunya malah tidur mendengkur, dengan badan diatas sofa dan kaki berjuntai menyapu lantai.
Itu Faury tidur, karena lelah menunggu, atau karena kekenyangan seperti ular?
Sebelum menghampiri istrinya, pak Azheff terlebih dahulu membereskan semua sampah makanan yang berceceran dimana-mana.
Sebenernya CEO muda itu bisa saja menyuruh Office Boy kantor, tapi ia sangat tidak rela, jika ada laki-laki lain yang ikut menikmati pemandangan istri cantiknya lagi tertidur.
"Saya meragukan keanggunan kamu, sebagai perempuan," Gumam pak Azheff terkekeh pelan, sembari memperbaiki posisi tidur Faury agar terasa sedikit lebih nyaman lagi.
"Egh,"
Gadis itu menggeliat kecil, akibat pergerakan dari samping.
"Ssttt, bobo' lagi Ay-"
"Tapi kita harus pulang sekarang ya, ntar kesorean. Biar kamu, Mas gendong aja keparkiran." Ujar pak Azheff ngomong sendiri, karena lawan bicara tengah berada dialam bawah sadar.
Laki-laki hampir dewasa itu, kembali berjalan menuju meja kerjanya. Setelah membereskan semua barang-barangnya, kemudian ia membopong tubuh sang istri dengan sangat hati-hati, takut membangunkan Faury.
Namun kenyataannya, gadis itu memang Kebo. Bahkan sekalipun angin puting beliung, topan, tornado, badai, yang nama nya tidur, tetap saja ia tidak akan terbangun ataupun sadar.
"Ssttt, jangan bangun ya..." Ucap pak Azheff sembari mengangkat istri nya ala bridal style.
Sesampainya diluar, semua mata karyawan tertuju kearah mereka, dengan tatapan yang bertanya-tanya.
"Dia istri saya, jangan salah paham!" Jawab pak Azheff tegas, lalu pergi begitu saja menuju mobil, meninggalkan ekspresi cengo dari semua karyawan nya.
"Mendung," Gumamnya singkat.
Pak Azheff berfikir sejenak, kemudian membawa Faury masuk kedalam jok belakang.
lalu laki-laki itu mengeluarkan ponselnya, mendial beberapa angka yang tidak asing disana.
"Hallo Pak, bisa antar saya dan istri saya pulang, sekarang?"
"Siap Tuan! Tuan posisi lagi dimana?" Tanya seseorang disebrang sana.
"Saya diparkirkan kantor. Maaf sebelumnya, menganggu waktu luang bapak. Tadi istri saya ketiduran, kalau saya yang nyetir, siapa yang mangku dia diatas mobil."
KAMU SEDANG MEMBACA
MAS DOSEN [END]
RomanceWarning⚠️Bucin Area! "Mas," "Iya kenapa, hm?" Aduh, seketika jantung Faury berdegup kencang hanya karena mendengar kata, 'hm'. "Kenapa, sayang?" Ulang pria itu lagi. Kiuwpiuwpiww... Aghiera Faury Ananta, gadis yang kerap disapa Faury itu merupaka...
![MAS DOSEN [END]](https://img.wattpad.com/cover/299007129-64-k410885.jpg)