05. Om-om langganan

145K 10.1K 134
                                        

Faury mondar-mandir didepan ruangan bertulisan lecturer room DR. Azheff Ghean Kenandra, berkali-kali ia menimbang-nimbang antara masuk ketuk pintu atau menyelonong saja.

"Ntar kalau baca salam dikira sok sopan lagi, tapi kalau main langsung nyelonong masuk aja ntar dibilang enggak ada akhlak. Astagaa, hidup gue rumit amat dah." Monolog Faury sambil berkacak pinggang.

"Bodo ah."

Setelah mempertimbangkan dengan matang, akhirnya Faury memilih satu keputusan yang terbaik menurut nya. Ck!

Gadis itu mengatur ekspresi nya sebentar, lalu ia memasang senyuman merekah dari sudut bibir mungilnya.

"Nggak usah sok sopan Faury, biasanya juga lo nggak kenal tata krama."

Setelah puas berbicara sendiri, gadis itu langsung menarik gagang pintu depan tak sabaran, eh.

Gdubrakkk!!!

'MasyaaAllaah, Allaahuakbar!'

"Aaaa, sakit anjiim."

Gadis itu mencium dengan mesra lantai licin, yang mungkin saja baru selesai dipel oleh Office boy. Sungguh sangat menyayangkan sekali first kiss nya dicuri seenak jidat oleh keramik bening yang sangat keras.

"Kamu ngapain ciuman sama lantai?"

Faury menegak kan kepala nya mendengar suara berat dari sudut ruangan, terlihat seorang laki-laki dewasa yang sedang duduk manis dikursi kebesaran nya.

Sungguh sangat menjengkelkan, harus nya dosen itu membantu nya, bukan malah mengejek nya.

Okay, sabar Faury, orang sabar jodoh nya tajir melintir kayak pengeran Wattpad, seenggak nya anak tunggal kaya raya lah.

Dengan sisa kesabarannya gadis itu bangkit, namun lagi dan lagi kesialan menghampiri nya. Bagaimana bisa tali sepatu sebelah kiri nya terlepas, dan membuat kaki sebelahnya lagi nya menginjak tali tersebut.

Brakkk!!!

Jangan harap jatuh kepangkuan prince!

"SIAPA YANG NAROK TONG SAMPAH DISINI, NTAR MALEM GUE SANTET..!" Teriak Faury histeris.

Bagaimana bisa muka glowing nya masuk dalam tong sampah kecil yang berada diruang itu, belum lagi punggung nya yang terkena tumpukan buku-buku tebal yang berasal dari atas meja. Lengkap sudah penderitaan nya hari ini.

"Kamu ngapain, krasak-krusuk sedari tadi? Kayak cacing kepanasan aja!"

Uwoww, amazing. Berikan tepuk tangan yang meriah buat pak Azheff Ghean Kenandra.

"Pak, bapak nggak ada niatan samsek gitu, buat nolongin saya?"

Pak Azheff menaikan sebelah alis mata nya, "samsek itu apa?" Bukan nya nolongin laki-laki itu malah bertanya hal yang tidak penting.

"Sama sekali, pak. "

"Ilmu dari mana itu? Bahasa Indonesia tidak pernah mengajarkan begitu."

"Ya mana saya tau, tanya aja sama Google."

"Tapi saya-"

"Diem pak, saya lagi kesakitan jangan tanya yang tidak penting." Potong Faury kembali berusaha berdiri.

Dengan tertatih-tatih ia berhasil mencapai sofa, tepat didepan meja milik pak Azheff bekerja.

"Siapa yang nyuruh kamu duduk?" Tanya Pak Azheff datar.

MAS DOSEN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang