Follow ig aku : windaresta13
Link nya cek diprofil.
"POKOKNYA, BUNA NGGAK MAU TAU! LUSA BUNA UDAH KESANA BANTU-BANTU ABANG SAMA KAKAK KAMU, PINDAHIN BARANG!"
"Plisss Buna, Aury nggak mungkin bakal ngusir Shezy tiba-tiba..."
"OH JADI KAMU LEBIH MENTINGIN ORANG LAIN, DARI PADA KELUARGA KAMU SENDIRI? MAU JADI ANAK DURHAKA? IYA..?"
"Nggak gitu Buna, setidaknya kasih Aury waktu seminggu buat ngomong sama Shezy, lagian buat mindahin barang-barang juga butuh waktu kan?"
"JANGAN TERLALU PERCAYA SAMA TEMAN KAMU ITU AURY, LAGIAN BUNA BELIIN APARTEMEN BUAT KAMU, BUKAN BUAT ORANG LAIN!"
"Tapi kenyataannya, yang bakal nempatin juga orang lain kan?"
"REYYAN SAMA ALICE ITU BUKAN ORANG LAIN, AURYY!"
"Bun-"
Tut!
Faury menghela nafas nya kasar, baru jam delapan pagi kesabaran nya sudah diuji.
Gadis yang sudah lengkap dengan outfit kampusnya itu, berkali-kali mematut penampilan dirinya didepan kaca meja rias, sembari memikirkan bagaimana cara ngomong nya sama Shezy.
"Gue harus gimana, Anjirr?"
Perempuan itu mengusap wajah nya frustasi, dengan cepat ia mengambil tas selempang yang tergeletak diatas kasur, lalu memasukkan beberapa kotak susu ultramilk kedalam nya.
"Punya suami juga berasa kayak janda, telat bangun lima menit aja langsung ditinggal." Gerutu Faury sembari mengambil uang seratus ribuan dari dompet milik suami nya, yang seperti nya memang sengaja ditinggal untuk bekal Faury naik kendaraan umum.
"Apa gue bawain aja ya sekalian, dompet nya pak Azheff? Mana tau ada isi nya yang penting." Monolog Faury sembari menimbang bagaimana baik nya.
Setelah memutuskan untuk membawa nya saja, gadis itu langsung berjalan keluar dan memesan taxi untuk mengantarkan kekampus, dari pada naik angkot.
Dengan sedikit lesu, Faury menyusuri koridor fakultas nya tanpa semangat. Berkali-kali Mahasiswa-mahasiswi yang dilewati nya menyapa, namun tidak dibalas sama sekali oleh gadis itu.
"Assalamu'alaikum," Salam Faury langsung saja masuk kedalam kelas, tanpa banyak basa-basi.
Tak ada satu orang pun yang berani menjawab salam Faury, ditengah kelas dosen kejam nan galak itu.
Pak Azheff yang melihat istrinya masuk tanpa dosa, menghentikan kegiatan nya yang sedang mencoret-coret rumus dipapan tulis.
"Hei kamu, kesini..."
"Saya pak?" Tanya Faury goblok.
"Kenapa telat?!" Balas pak Azheff tajam, lengkap dengan tatapan mengintimidasi nya.
Faury menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal, kalau dijawab karena ditinggalkan suami, rasa nya alasan itu kurang elite.
Mahasiswa-mahasiswi yang lain sudah memasang telinga baik-baik, menunggu jawaban apa yang akan keluar dari mulut istri dosen galak itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAS DOSEN [END]
Roman d'amourWarning⚠️Bucin Area! "Mas," "Iya kenapa, hm?" Aduh, seketika jantung Faury berdegup kencang hanya karena mendengar kata, 'hm'. "Kenapa, sayang?" Ulang pria itu lagi. Kiuwpiuwpiww... Aghiera Faury Ananta, gadis yang kerap disapa Faury itu merupaka...
![MAS DOSEN [END]](https://img.wattpad.com/cover/299007129-64-k410885.jpg)