Follow ig aku : windaresta13
Link tersedia di profil.
"Saya mau ngambil pesanan baju pengantin, atas nama Ny. Diara Rafindra, mbak."
"Dengan, tuan Azheff Ghean Kenandra?" Tanya wanita paruh baya itu.
"Iya mbak, saya anak nya Ny. Diara."
Pegawai butik itu menganggukkan kepalanya, lalu menuntun sepasang calon pengantin itu masuk kedalam butik ternama mereka.
"Pak, jalan nya jangan cepat-cepat dong. Saya susah tau nyamain langkah sama kaki bapak." Kesal Faury sambil menggerutu tak jelas dibelakang punggung calon suaminya.
"Cepatan makanya!"
"Ini udah cepat, elah."
"Saya habis ini ada meeting dikantor, jadi harus buru-buru..."
"Ck!"
Faury menghentakkan kaki nya kesal, lalu membiarkan pak Azheff berjalan mendahului nya begitu saja. Ia sudah tidak tertarik lagi berjalan berdampingan dengan calon suami nya.
Gadis itu menyipitkan sebelah matanya begitu melihat nenek-nenek yang sudah pantas disebut lansia, duduk sendirian dikursi ruang tunggu pengunjung. Tanpa fikir panjang, ia langsung menghampiri nya.
"Nek, " Sapa Faury ramah, sambil mengambil posisi duduk di samping manusia keriput itu.
"Geulis pisan, nama kamu teh saha?"
"Nama aku Aghiera Faury Ananta, nenek bisa panggil aku Faury." Ujar Faury sambil menyedorkan tangan kanan nya dan Langsung menciumi tangan orang tua yang sudah kasar itu, tentunya.
"Kalau boleh tau, nenek ngapain disini? Jangan bilang, kalau nenek juga mau fitting baju pengantin? Jangan atuh nek, kasian kakek ganteng, kalau nenek selingkuhin." Cengir Faury.
Wanita yang berusia sekitar tujuh puluh tahun itu, tertawa pelan sembari menunjuk kan gigi ompong nya dibagian depan.
"Kamu teh aya-aya wae..."
Faury tertawa tanpa beban, ia mengusap kedua tangan nenek itu penuh kasih sayang.
"Nenek udah makan?" Tanya nya terdengar sangat penuh kasih sayang.
"Udah. Kamu disini ngapain, mau lamar jadi karyawan butik ini?"
Faury melihat penampilan nya dari atas sampai bawah, ia mengerutkan kening nya heran, saat merasa tidak ada tampang-tampang berbakatnya buat jadi pelamar pekerjaan sebagai karyawan.
Gadis itu kembali tertawa menanggapi pertanyaan konyol dari nenek-nenek itu, "aku mau lamar jadi office girl aja nek, hahahaa..."
"Kamu lucu, mau nggak jadi istri buat cucu laki-laki saya?" Tawar nya yang membuat Faury langsung melotot kan mata nya sempurna. Yakali mau, bisa-bisa disate pak Azheff dia nanti.
"Jangan nek, aku nggak selucu yang nenek kira lho, sewaktu-waktu aku bisa jadi psychopath."
"Kamu sekolah dimana? kelas berapa?"
Anjay kelas berapa?
Faury tertawa geli, saat ditanya kelas oleh orang tua yang duduk disamping, "aku udah kuliah nek, semester 4 otw semester 5."
KAMU SEDANG MEMBACA
MAS DOSEN [END]
RomanceWarning⚠️Bucin Area! "Mas," "Iya kenapa, hm?" Aduh, seketika jantung Faury berdegup kencang hanya karena mendengar kata, 'hm'. "Kenapa, sayang?" Ulang pria itu lagi. Kiuwpiuwpiww... Aghiera Faury Ananta, gadis yang kerap disapa Faury itu merupaka...
![MAS DOSEN [END]](https://img.wattpad.com/cover/299007129-64-k410885.jpg)