Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

50. invitation Card

101K 8.3K 1.1K
                                        

Yang belum join ke GC nya MAS DOSEN
Boleh cek Linknya diprofil aku ya,
Thank you🤗

"Anjing, ini seriusan lo?"

Ghino dan Ardhan membelalakkan sepasang netranya, secara bersamaan. Kedua laki-laki itu membaca dengan teliti nama yang tertera jelas, diatas kertas pernak-pernik berwarna emas.

Berkali-kali Ardhan mengerjapkan matanya, memastikan secara berulang bahwa indra penglihatannya benar-benar tidak sedang bermasalah.

Gadis yang berada didepannya itu mengedikkan bahunya acuh, "dateng ya lo berdua, gue tunggu kadonya." Sahutnya enteng.

Ardhan menghela nafasnya pelan, lalu mengangguk ragu. Ia melirik kearah Ghino, kemudian membuang muka, menghindari tatapan gadis cantik yang berada didepannya.

"Hm, acaranya kapan?" Ghino membuka suara setelah berdehem singkat, mengusir kecanggungan yang  tiba-tiba saja tercipta seketika.

Gadis itu terkekeh pelan, "Lo kan bisa baca dikartu undangannya." Jawabnya ringan.

Ghino menganggukkan kepalanya, sembari melepaskan pita gold yang melingkari kartu berbentuk persegi dengan desain elegant itu. Melirik Ardhan sekilas, lalu melanjutkan aktivitasnya yang sempat tertunda.

YOU ARE INVITED

To Our Wedding :

Raelino Abraham & Shezy Denayya.

Sunday, Agust 27' 2022.

Please join us for our celebration party 
the brides mansion
08.00 pm.

Reception to follow/contact winda's.

'Selamat Hari Patah Hati Massal!'

Ardhan menahan nafasnya, tidak sengaja membaca kedua nama yang terpampang jelas disana.

"Ghi, Lo duluan aja ke kelas, gue ke toilet bentar."

"Eh?" Ghino mengerutkan keningnya, namun tetap menganggukkan kepala.

"AWAS JOMBLO JODOH SAMA PENUNGGU TOILETNYA, HAHAAA..." Shezy tertawa renyah melihat punggung laki-laki yang semakin menjauh meninggalkan mereka berdua.

"Lucu ya, Zy? Gimana sih rasanya, dapat undangan dari orang yang kita cintai secara diam-diam?"

"Ha?"

Pertanyaan tiba-tiba dari Ghino, membuat Shezy cengo seketika. Berusaha mencerna maksud ucapan dari laki-laki itu, namun tetap saja dia bukan golongan perempuan yang cepat peka.

"Njirrr, L-lo suka sama gue?"

"Bego!" Jawab Ghino sambil berlalu begitu saja.

Shezy berfikir sejenak, berusaha bodo amat, kemudian menyusul laki-laki itu memasuki kelasnya.

"Undangan buat Lo." Shezy melempar undangan itu satu persatu kearah teman-teman sekelasnya.

Tentu saja mereka semua terkejut, dengan berita tiba-tiba yang berhasil menghebohkan seantaro kampus. Seorang Shezy Denayya yang bisa dibilang anti dengan laki-laki, tiba-tiba saja menyebar undangan?

MAS DOSEN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang