45.kembaran

7.6K 168 2
                                        

Sedangkan di rumah Zara sedang melihat kotak yang waktu itu di berikan oleh Kenzo saat camping,entahlah membingungkan sekali menurut Zara,pasal nya kotak ini harus dibuka menggunakan kode,ya mana Zara tahu kan?aneh aneh saja pikir nya.

"Aneh banget sih yang ngasih ni kotak"ujar nya penuh kebingungan.

"Ini apaan lagi?"tanya nya ketika melihat secorek kertas.

Zara pun mengambil kertas tersebut dan membaca nya.

'Kalo kamu inget aku,kamu pasti tau kode nya'

Itulah tulisan yang tertulis di kertas itu,Zara mencoba mengingat apa maksud dari surat ini,Zara berfikir keras hingga munculah ingatan yang membuat nya panas dingin.

Flasback on

"Aku mau itu"tunjuk gadis yang masih memakai baju putih biru itu pada kotak misteri yang ada di supermarket yang sedang mereka datangi.

"Bentar,aku ambilin"ucap seorang lelaki sepantaran dengan nya dan menyerahkan kotak tersebut pada Zara.

"Yey,makasih!"antusias Zara

"Kode nya?"tanya Zara

"Kalo kamu inget aku,kamu pasti tau kode nya"jawab lelaki itu.

Flasback of

"Rayan..."gumam nya

"Gamungkin dia kan?"Zara menggelengkan kepala nya menepis semua ingatan masa lalu yang terbayang bayang di kepala nya.

"Nggak nggak,gak mungkin"

"Tapi kalo emang...."ucap nya menggantungkan kata kata nya.

Tak lama dari itu terdengar suara mobil di luar yang Zara yakini adalah Alzar,Zara pun segera memasukan kotak itu ke dalam nakas dan langsung menuju kasur membaringkan tubuh nya menarik selimut sampai dada dan memejamkan mata nya.

Di sisi lain Alzar masuk kedalam rumah nya dan tidak melihat sosok yang selalu ia lihat,tanpa berfikir panjang Alzar segera pergi menuju kamar dan ya pemandangan pertama yang ia lihat adalah Zara yang sedang tertidur.

Alzar pergi ke dalam kamar mandi dan membersihakan tubuh nya terlebih dahulu setelah itu menuju ranjang dan menyusul Zara ke alam bawah sadar.

....

"Gimana?"tanya Rayan pada Kenzo

"Aman"jawab nya

Kenzo adalah salah satu dari anggota Bresvo tepat nya anggota inti.

Rayan tersenyum"thanks"ucap nya dan diangguki kenzo.

"Sans Ray"balas Kenzo

"Tapi gue sering liat Zara berangkat sekolah bareng Alzar"sahut Kenzo

Rayan mendongak menatap Kenzo"maksud lo?"tatapan Rayan sudah tidak berteman lagi.

"I-iya gue sering liat Zara berangkat bareng Alzar"jawab Kenzo gelagapan karena tatapan maut dari sang ketua.

Rayan kembali menundukan pandangan nya dan menyimpan kedua tangan nya di belakang kepala.

"Sesayang itu Ray lo sama Zara?"tanya Niko yang juga nggota inti Bresvo.

"Tanpa gue jawab juga lo udah tau jawaban nya"jawab nya masih dengan posisi yang sama.

"Cinta tanpa memiliki itu emang sakit ya Ken"ucap Zidan sembari mengelap ingus nya di baju Kenzo.

"Jijik bangsat!"ujar Kenzo dan mengelap kembali bekas elapan Zidan pada baju si empu nya.

"Jahat lo Ken"ucap Zidan lebay.

"Bodo"balas Kenzo

Tuttttt....tutttt....

"Hp lo bunyi Ray"ujar Devan,Alzar pun segera mengangkat telepon itu yang tak lain adalah bunda nya.

"Halo bun.."ucap nya

"........"

"Iya bun"balas Rayan

"........."

"Iya Rayan pulang sekarang"jawab Rayan setelah itu ia memasukan kembali handphone nya pada kantung jaket nya.

"Kenapa Ray"tanya Kenzo

"Gue pulang dulu,disuruh nyokap"jawab Rayan dan diangguki oleh teman teman nya setelah itu ia pergi keluar dari markas.

Rayan menaiki motor sport nya dan pergi dari kawasan basecam nya,dijalan yang Rayan pikirkan hanya Zara dan Zara,entah apa yang membuat Rayan serindu ini dengan gadis itu,kedekatan nya dengan Zara dulu membuat diri nya kembali memutar memori memori kenangan nya dengan Zara,karena satu pertikaian yang sangat rumit membuat mereka akhir nya berpisah walau tak pernah ada kata pacaran di dalam pertemanan mereka namun kedua nya saling suka dan tidak bisa mengungkapkan satu sama lain,hingga akhir nya penyesalan pun datang.

"Rayan bodoh!"umpat nya sembari memukul setir motor nya.

Tak lama dari itu sampailah Rayan di rumah nya,terlihat jelas sang bunda yang menunggu nya di depan pintu rumah megah nya,Rayan pun segera memarkirkan motor nya dan menghampiri sang bunda.

"Asalamualaikum"ujar Rayan dan menyalimi tangan bunda nya.

"Waalaikumsalam"jawab Ghea,ibunda Rayan

"Masuk,ada yang mau ayah omongin"tiba tiba ayah Rayan datang dan berdiri di belakang bunda nya.

"Ayo"ajak Ghea sembari menggandeng tangan sang putra nya ini.

"Abang!"saat masuk Rayan di kejutkan dengan teriakan sang adik yang sangat antusias.

Rayan pun berjongkok dan memeluk adik nya dengan kasih sayang"adek abang abis ngapain?kok mulut nya belepotan"ucap Rayan lembut.

"Kea abis-"

"Asalamualaikum"belum sempat Kea menyelesaiakan ucapan nya tiba tiba ada seorang gadis yang datang dan menyalimi tangan orang tua Rayan.

Rayan menolehkan kepala nya"Abis dari mana lo!?"tanya Rayan sewot.

"Eh keaaaaa"tanpa menjawab pertanyaan dari Rayan gadis itu langsung menghampiri Kea dan memangku bocah 3 tahun itu.

"Jawab"ucap Rayan

"Kepo lo"jawab Raya angkuh,ya gadis itu adalah Raya adik dari Rayan,sejauh ini tidak ada yang tahu bahwa Raya adalah kembaran Rayan,bahkan teman teman nya pun tidak ada yang tahu mereka hanya tahu Raya punya kembaran tapi belum pernah Raya perlihatkan.

"Raya,gak baik ngomong gitu sama abang nya"tegur Ghea

"Abis nya abang kepo bun"adu Raya

"Abang kan cuma nanya"sekarang ayah nya yang membela Rayan

"Wle"ledek Rayan

Raya menurunkan Kea dari pangkuan nya dan memukul Rayan namun berhasil dihindari oleh lelaki itu,Raya tidak tinggal diam ia mengejar Rayan sampai ke atas ke kamar lelaki itu.

Orang tua nya hanya geleng geleng kepala melihat pertengkaran anak kembar nya ini,setiap hari pasti saja ada yang di permasalahkan.

"RAYAN,RAYA,TURUN KITA MAKAN!"teriak Ghea

"IYA"jawab mereka berdua.

.....

To be countinued

GIMANA NIH SAMA PART INI?

PADA GAK NYANGKA YA KALO RAYA

PUNYA KEMBARAN DAN KEMBARAN NYA

ITU RAYAN

JADI GIMANA NIH KALIAN DUKUNG ZARA

SAMA ALZAR ATAU SAMA RAYAN

TULIS DI KOLOM KOMENTAR YAA!!!

~ANNYEONG~

ALZAR Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang