Seorang pria mengemudi dengan kecepatan diatas rata rata meluapkan segala kemarahan nya tak peduli dengan terikan orang orang yang menyumpah serapahi nya karena menggangu pengendara lain,yang ia pikirkan saat ini hanyalah gadis nya yang tega mengkhianati diri nya.
Tak lama dari itu ia sampai di kediaman BRAMASTA, ia membuka pintu rumah mertua nya itu dengan perasaan yang masih emosi namun ia berusaha untuk mengontrol nya agar tidak membuat mertua nya itu khawatir.
"Assalamualaikum"salam nya
"Waalaikumsalam!"teriak Ardi dari arah dapur, Alzar yang mendengar teriakan utu menuju ke sumber suara dan di lihat nya Zara dan juga orabg tua nya yang sedang makan bersama.
Zara yang melihat keberadaan Alzar pun kaget, ia menatap Alzar dengan mata yang melotot kaget dan juga mulut nya yang masih di penuhi makanan.
"Eh menantu mama ternyata,sini sini makan"ucap Rosa sembari menepuk nepuk kursi meja makan.
Alzar pun menyalimi Rosa dan Ardi setelah itu ia duduk di samping Rosa sedangkan Zara ada di depan nya.
"Mah, pah, Alzar ga bisa lama lama, Alzar ke sini cuma mau jemput Zara, lain kali aja ya mah pah"ucap Alzar
"Yah kok gitu sih"jawab Rosa
"Iya,buru buru banget kamu Al"sahut Ardi
"Maaf mah pah"balas Alzar
"Yaudah kalo gitu hati hati ya"ucap Rosa dan diangguki oleh Alzar,setelah itu Alzar menyalimi tangan Ardi dan Rosa.
Alzar berdiri dari duduk nya lantas menatap Zara dingin"ayo"ucap nya masih dengan wajah dan tatapan dingin nya.
Zara gelagapan"i-iya"jawab nya dan menyalimi orang tua nya"mah lah, Zara pulang dulu ya"
"Iya hati hati sayang"ucap Rosa dan diangguki oleh Zara.
Setelah sampai di luar Zara melihat Alzar yang sudah menaiki motor nya"naik"titah Alzar masih dengan sikap dingin nya yang membuat Zara takut.
Tanpa fikir panjang Zara segera naik ke atas motor Alzar, belum juga Sara membenarkan posisi nya Alzar langsung mengegas motor nya yang membuat Zara refleks melingkarkan tangan nya di perut Alzar, tetapi setelah perjalanan nya cukup jauh Zara segera melepaskan tangan nya dari perut Alzar.
Alzar merasakan bahwa tangan Zara sudah tidak melingkar lagi di perut nya, ia pun melihat ke bawah dan benar saja Zara sudah melepaskan lingkaran nya.
Alzar tersenyum namun senyum nya bukan senyum senang melainkan senyum yang menandakan bahwa ia kecewa dengan sikap Zara, tidak biasa nya gadis itu seperti ini.
Mereka pun sampai di kediaman mereka, Zara segera turun dari motor Alzar, saat akan melangkahkan kaki nya tangan Zara di cekal oleh Alzar.
"Tunggu"ucap nya
Setelah Alzar menyimpan motor nya ia segera membawa Zara masuk ke dalam rumah, setelah masuk ke dalam rumah Alzar menyuruh Zara untuk duduk di sofa ruang tamu.
"Kamu kenapa?"dengan ragu Zara bertanya melepaskan rasa penasaran nya.
"Abis dari mana tadi?"tanya Alzar, ingat masih dengan sikap dingin nya.
"Dari rumah mama, kenapa emang?"heran Zara.
"Yakin cuma dari rumah mama?"introgasi Alzar.
"Kamu kenapa sih?"
"Jawab"tekan Alzar
"Iya, yakin"ucap Zara bohong
Alzar berdecih dan memalingkan wajah nya"Cuma dari rumah mama ya?"
"I-iya"Zara yakin pasti ada yang tidak beres.
"Lo udah punya suami gak usah kecentilan jadi cewe!"bentak Alzar dan dengan tidak langsung ia mengubah kata kata nya menjadi 'lo'
"Maksud kamu apa sih?"jujur Zara sangat sakit hati di sebut centil, maksud Alzar apa?
"Gausah so' polos lo"jawab Alzar dengan nada yang semakin menakutkan.
Alzar melempar handphone nya kearah Zara yang memperlihatkan postingan Zara tadi pagi.
"Cuma karena ini doang kamu marah?"tanya Zara.
"Cuma lo bilang?"Alzar berdecih"lo ngertiin perasaan gue gak?gue suami lo!"tegas Alzar.
"Rayan sahabat kecil gue,kita gak ketemu bertaun taun, wajar kalo gue se exited itu ketemu sama dia"jawab Zara menahan air mata nya.
"Tapi lo udah punya gue!hargain perasaan gue!"emosi Alzar
Zara memejamkan mata nya,diam sejenak meresapi ucapan Alzar,Zara mendongak menatap Alzar.
"Hargain perasaan lo?"Zara berdecih"memang semunafik itu ternyata manusia,ingin di hargai namun tidak menghargai"jawab Zara
"Gak sopan ngomong gitu sama suami!"tegas Alzar.
"Suami? suami mana yang tega biarin istri nya sendirian di rumah dari pagi sampe malem demi pergi ke rumah mantan nya?"kesal Zara
Zara pergi meninggalkan Alzar menuju kamar nya,air mata yang dari tadi Zara tahan keluar juga,jujur Zara sangat sakit hati dengan perkataan Alzar barusan,menurut nya itu tidak adil,Alzar pergi ke rumah Vanesha begitu lama Zara tidak marah walapun hati nya sangat amat sakit,dan sekarang ketika ia baru bertemu dengan Rayan hanya beberapa jam saja namun Alzar sampai marah seperti ini bahkan membentak nya.
.....
To be cobtinued
HELLO HELLOOOOWW
JUMPA LAGI DENGAN ISTRI
JAEMIN YANG CANTIK
DAN MEMPESONA INI
MAAF DAH LAMA GAK UPDATE
JANGAN MARAH YA KAWAN KAWAN
YANG SABAR DONGGG
YG SABAR DI SAYANG ALLAH LOH
YAUDAH AH JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN
~ANNYEONG~
KAMU SEDANG MEMBACA
ALZAR
RomanceAlzar Gheo Majahesa,seorang lelaki berparas tampan dengan rahang yang kokoh,postur tubuh yang tinggi,gagah,dan jangan tinggalkan sifat dinginnya yang membuat kaum hawa terpana.Dan satu lagi Alzar adalah ketua dari geng motor bernama RAVENDRAS. Azara...
