"(Name) dimari, ada (Name) jangan lari"
Kisah singkat tentang si gadis brutal yang hidup hanya dengan modal doa dan tekad
Ketika diberi kesempatan baru untuk merubah alur hidupnya menjadi lebih baik, apakah dia sanggup melakukannya? Atau malah menje...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Akan ku hadapi semuanya, tapi sambil dipangku Kaiser"
**•̩̩͙✩•̩̩͙*˚ ˚*•̩̩͙✩•̩̩͙*˚*
Rencana Yohan untuk menangkap Yoojin gagal karna ternyata dia harus melawan kakak dari Yoo bersaudara. Begitu juga Seongeun yang ketahuan menghianati Ilhae dan membantu big deal. Keduanya sama-sama terpojok oleh keadaan
Sejauh ini hanya Seo dan Yohan yang mengetahui kondisi (Name). Tapi mereka berdua malah tertangkap oleh para tenaga kerja Baekho
Dan dengan tertangkapnya kedua pemuda tersebut, maka tidak akan ada yang tahu jika gadis yang disukai oleh banyak orang kini sedang berada di ambang kematian
Yah... Atau setidaknya seperti itu, tapi nyatanya masih ada satu orang yang tahu tentang (Name)
"Sudah cukup, hentikan" Yoojin tertunduk di hadapan sang Shiro oni, tatapan matanya putus asa setelah semua bawahannya dihabisi oleh satu orang
Jonggun vs everybody😎🤘🏻
"Kelelahan? Aku bisa menunggu" Ucap Jonggun santai selagi menyalakan sebatang rokok
"Sebelum kau menangkap ku, biarkan aku menemui (Name)"
Jonggun terdiam mendengar perkataan Yoojin. Apa-apaan? Kenapa tiba-tiba dia membawa nama (Name)?
"Apalagi yang ingin kau perbuat pada gadis tak bersalah itu? Dia sudah tak ada hubungannya dengan ini, berhenti mengusik hidupnya" Ucap Jonggun. Namun tak bisa terelakkan juga berkat perkataan Yoojin, dia kembali teringat sedikit kejadian di masa lalu
"Dia sekarat" Satu kalimat yang mampu membuat sang Shiro oni mematung karna terkejut, bahkan rokok yang ada di tangan kanannya sampai terjatuh
Jangan bercanda. Susah payah Jonggun menahan diri agar tak menunjukkan wajahnya di depan (Name), demi membuat kehidupan gadis itu lebih baik dan tak terlibat lagi dengan masa lalu. Dan kini Yoojin seenaknya mengatakan kalau (Name) sekarat? Yang benar saja
"Jawab, apa yang sudah kau lakukan padanya?" Tanya Jonggun, setiap katanya penuh dengan penekanan. Tapi tak dibalas oleh Yoojin
Pertanyaan Jonggun tak sempat terjawab ketika dia menerima serangan mendadak dari seseorang
"Aku tak ada waktu untuk ini" Tentu serangan dari Magami Kenta barusan tak berefek pada Jonggun. Sebaliknya, satu pukulan yang dilayangkan oleh Jonggun membuat Kenta terpental ke belakang
Sedangkan Yoojin masih diam di tempatnya berdiri. Dia merasa bersalah, (Name) tak sadarkan diri karna ulahnya. Seharusnya dia lebih memperketat penjagaan agar tak ada yang bisa menyentuh (Name)