✙Pieces of the past✙

3K 597 116
                                        

"berpikir dua kali? sobat, saya berpikir sekali saja tidak"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"berpikir dua kali?
sobat, saya berpikir sekali saja tidak"

**•̩̩͙✩•̩̩͙*˚ ˚*•̩̩͙✩•̩̩͙*˚*

"Kak!" Seruan seseorang menarik perhatian kedua gadis ini. (Name) menoleh kearah dimana perempuan pendek bersurai hitam sebahu itu terlihat berlari menghampiri seseorang

"Lah! DG!?" Teriak (Name) reflek, tak percaya saat pemuda yang ditemui oleh [Name] menoleh

"Eh bukan! Itu mah Lee Jihoon!" Lanjutnya ketika sadar rambut pemuda itu berwarna merah, bukan pink

"Anjir, nyali mu gede juga bisa berani ngedeketin tuh orang" Ucap (Name), diam-diam salut dengan keberanian [Name]

"Dia selalu baik padaku kok" Ujar [Name], semakin membuat (Name) menganga

Dia kembali beralih pada pemandangan di depannya. Dimana [Name] tertawa tanpa beban di hadapan puncak dari generasi pertama. Pemuda paling ditakuti yang bisa menghabisi banyak orang sendirian. Sang legenda generasi pertama, Lee Jihoon

Lee Jihoon yang dikenal banyak orang sebagai laki-laki tak kenal ampun yang bisa saja menghabisi nyawa lawannya jika dia mau. Bisa tersenyum lepas di depan seorang gadis. Tak heran jika (Name) sulit untuk percaya

Terlalu fokus pada masa lalu gadis ini, (Name) sampai lupa dengan keberadaan gadis di sebelahnya yang justru tersenyum tipis. Melihat ulang kejadian yang pernah ia alami rasanya... Sedikit aneh

Selanjutnya, (Name) menyimak masa lalu [Name] dalam diam. Selain terlalu shock, fokusnya terpaku pada Lee Jihoon

"Kak, aku bertemu dengan orang tua itu lagi. Dia bilang kau sudah setuju kerjasama dengannya?"

Tak ada lagi tawa yang terdengar, keadaan tiba-tiba menjadi hening untuk sesaat

Raut wajah Lee Jihoon menunjukkan keraguan. Dan seolah mengerti apa yang ingin pemuda itu katakan, [Name] tertunduk kesal

"Jadi, Kakak juga akan meninggalkan ku? Seperti yang lain?" Tanya [Name]

"Bukan seperti itu, [Name]. Tapi ini bersangkutan dengan-" Perkataan Lee Jihoon terpotong oleh pertanyaan [Name]

"Membuat 4 men crew?"

Satu pernyataan yang bisa membuat Lee Jihoon bungkam. Meski dia tidak pernah memberitahu [Name] secara langsung tentang hal tersebut, namun Lee Jihoon paham kalau gadis ini bisa tau dari orang lain

"Kau segitunya ingin bekerja sama dengan kakek tua buntung yang belum lama ini kau temui? Dan memilih menjauh dari ku? Yang pertama kali bertemu denganmu itu aku, jauh sebelum orang tua sialan itu muncul" Tanpa sadar [Name] mengepalkan tangannya emosi

Kalau boleh jujur Jihoon juga tidak mau meninggalkan [Name]. Tapi jika dia tetap memaksa terus berada disamping gadis itu... Terlalu berbahaya, akan ada banyak orang jahat yang mengetahui [Name], bahkan tak sedikit yang akan mengincarnya

𝐢𝐫𝐢𝐝𝐞𝐬𝐜𝐞𝐧𝐭 || ʟᴏᴏᴋɪꜱᴍCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang