☘️•••Happy Reading•••☘️
°
°
°
°
°
°
...
-----------------------------_-----------------------------
Suasana salah satu club malam di kota Surabaya terasa begitu semarak dan penuh dengan dentuman musik DJ di setiap penjuru ruangan. Cahaya lampu berkedip-kedip mengikuti irama musik yang menggelegar, sungguh menciptakan atmosfer yang menggugah adrenalin.
Semua orang disana berdansa dengan begitu semangat, menikmati alunan musik yang menghentak dan menggetarkan tubuh.
Sangat jauh berbeda dari mereka, sekumpulan anak laki-laki lengkap dengan jaket kulit hitam malah asik duduk mengelilingi meja panjang yang penuh dengan berbagai macam alkohol di atasnya.
Yang membuat mereka terlihat begitu mencolok adalah sebuah logo yang terpajang jelas di jaket itu.
"Anjir Koo! Lo udah minum 5 gelas anying!" teriak Satria dengan gelengan kepala.
"Otewe mabok ini mah!" sahut Daren sambil mengorek hidungnya tanpa henti.
Pluk
Satu kardus rokok kecil mendarat mulus di wajah Daren.
"Jorok goblok!" sarkas Satria kesal sendiri.
"Hehe! Ini adalah berkah."
"Berkah gundulmu!"
Sekumpulan anak laki-laki itu adalah King Cobra. Tidak banyak, hanya beberapa anggota saja.
"Lo ga minum?" tanya Abimanyu tepatnya kepada Fenzo yang hanya menyandarkan kepalanya dengan mata terpejam.
Cowo itu menggeleng sebagai jawaban.
Raden mengalihkan pandangannya dengan dahi berkerut, "Tumben lo joo!?"
"Males."
Mulut Raden terbuka lebar, "Lo males? Sini gue minumin ke mulut lo!"
"Gimana caranya anjir!?!" sahut Dikta penasaran.
"Gampang! Tinggal gue satuin bibir gue ke bibir pen--"
"Shut up!"
Raden mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Mengangkat dua jari V dengan senyum lebarnya kearah Fenzo.
"Mampus!"
Raden memalingkan wajahnya kesal, "Diem lo!"
"Lo minum satu doang, den?!" tanya Daren seperti mengejek.
Raden menaikkan sebelah alis matanya, "Gue ga mau tepar dulu kayak lo!" balasnya sambil terkekeh sinis.
Daren mengedikkan bahunya acuh, melanjutkan acara meminum vodka di tangannya.
"Ren!"
"Hah?" Daren mengangkat kepalanya dengan alis menukik.
"Tuh cewe seksi!" ucap Raden dengan alis naik turun.
"Bangsat lo den!"
"Malu-maluin, udah gedhe masih aja takut begituan." ujar Andra menyahut.
Daren mengangkat dua jari tengahnya, "Pakyu boy!"
"Jadi gini...."
Seluruh atensi anggota King Cobra teralihkan, kecuali Fenzo dan juga mereka yang sudah teler.
KAMU SEDANG MEMBACA
DRAFENZO SHAQUILLE
Novela JuvenilTAHAP REVISI🙏💙 Joss sakpolee pokoe 😎😎😎 Mampir kuyyy🙏🙏💙 •><• Sedikit spoiler part nya gayss. Pliss jangan bosen sama ceritanya ya!! :))))) #bijakdalammembaca DONT PLAGIAT!!!! Cerita hasil dari pemikiran saya sendiri!! #Drafenzo #dingin #mis...
