"Udah dong mesra-mesraannya." View yang tak tahan karna kedua temannya sedang suap-suapan di tempat makan yang pengunjungnya tak hanya mereka. Tapi kedua orang itu tak menggubris.
"Kalian kok biasa aja."_View
"Biasa lah, tingkah mereka memang kek gini biasanya dikampus."_Racha
"Yaa tadi itu apa? ini kalian ngerjain gue? Serius ga sih?"
Perth dan Chimon tertawa. "Buat apa ngerjain lo. Iya gak sayang," kata Perth menoleh pada Chimon.
"Wlek, geli." Yang lain tertawa.
"Lo kok bisa cepet gitu terima Perth Chi?" Tanya Ohm.
"Nah tu, gimana tuh jawabnya. Gue juga pengen tau. Jantung gue mau copot ya tadi."
"Hmm ya gue tau lo suka gue udah lama. Ga pernah juga gue denger lo pengen pacaran sama gue."
"Oohh jadi lo harus berterimakasih sama gue tadi minta lo nembak Chimon, perth. Es krim gue harus ganti berkali lipat!"_Nanon
"Iya iyaa"_Perth
"Ohh jadi lo kepaksa?"_Chimom
"Nggak chii... Jadi lo sebenernya suka juga dong sama gue chi? Sejak kapan?"
"Hmm rahasia."
"Gue masih ga kepikiran loh ini. Kalian cowok woi, nanti gimana kata orang? Gimana sama ortu kalian. Yaa gue sih ga gimana-gimana ya. Tapi cuma khawatir sama temen."
"Ortu kita? Gimana Chi? Hahaha" Perth malah tertawa.
"Mungkin lo semua bakal heran sih. Ortu kita malah pernah mau jodohin kita berdua."
"Hah? Kok bisa?"_Nanon
"Hmm kalian udah tau kan kalo ortu kita sahabatan lama? Ortu kita tuh bukan orang asli sini. Di negaranya yang lama, udah biasa cowok sama cowok atau cewek sama cewek. Kita dulu dikira pacaran saking deketnya. Jadi ortu kita bilang mau jodohin. Gue saat itu punya pacar kan, jadi gue bilang sama ortu. Mereka sempat bingung tapi terima aja. Sekarang kalau mereka tau kami pacaran, gue yakin mereka seneng." Terang Chimon.
"Ohm, Nan, Cha, lo ga ngerasa aneh ya temen lo gay?" Mereka ketiganya menggeleng menjawab pertanyaan View. "Kok serasa gue sendiri yang aneh."
"Ehh Ohm, Nanon bilang kalian pernah pacaran? Beneran?"
"Perth lo makin gila ya. Mana mungkin bego."
"Makanya ini gue nanya View." Ohm melihat padan Nanon yang menatapnya sebentar lalu mengalihkan pandangan.
"Hmm iya. Sebentar."
"Hah? Kapan?" Tanya Chimon.
"Gila, gila, gila kalo ini prank, gue nyerah. Udah dong. Aduuhh" View masih tak percaya apa yang mereka bahas. "Lo semua gay ya? Dan gue ga tau? Lo juga Cha?"
"Gue normal Viii."
"Kalo Nanon gue tau. Ohm, lo??" Chimon menunjuk Ohm.
"Jelasin!" Paksa Perth.
"Cuma sebentar ya kan Non, abis itu lo ga ada kabar. Tau-tau kita sekampus. Sefakultas. Ehh sekelas." Nanon mengangguk. "Atau kita emang udah ditakdirin sama-sama ya Non."
"Paaaww."
"Gue kira lo sukanya sama cewek Ohm," ucap Perth.
"Lah, gue emang suka cewek perth. Lo liat sendiri cewek gua siapa-siapa."
"Ehh terus nanon??"
"Kan kita bentaran aja, ya kan Non?"
"Hm. Seminggu gitu." Jawabnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rainbow Mist
Dragoste⚠️BXB WARNING⚠️ ⚠️OHMNANON⚠️ ⚠️21+⚠️ Nanon yang tiba-tiba memutuskan liburan seorang diri bertemu dengan Ohm Pawat yang selalu jadi topik pembahasan anak-anak dikelasnya. Ohm Pawat yang merindukan orang tuanya di desa, akan berkunjung liburan kali i...
