PawNon

432 24 3
                                        

"Non,"

"Hm?"

"Non."

"Jangan mulai deeh."

Ohm dan Nanon sedang berada dalam kamar. Ohm berbaring dan Nanon sedang memainkan rambutnya yang membentuk love. Ohm tertawa.

"Ini bukan cuma manggil. Gue mau tanya."

"Yaa tanya aja."

"Lo,, sejak kapan sih suka gue?"

"Yaa sejak sekolah, mungkin?"

"Kok mungkin? Pas sekolah tuh pas apa?"

"Kenapa sih Ohm?"

"Pengen tau aja. Lo suka gue karna apa, sejak kapan. Gitu-gitu lah."

"Hmm gue kira cuma kagum. Lo yang jago ngebasket, lo yang disebut-sebut."

"Emang perasaan lo pas liat gue gimana kemaren?"

"Malu."

"Ahh gue ingat. Lo pernah papasan sama gue terus kabur kan. Bener gak?" Nanon mengangguk. "Itu lo udah suka gue?"

"Nggak. Gak tau sih tepatnya. Tapi gue dulu berusaha buat gak ketemu lo. Aneh rasanya."

"Gue kayak orang yang ngebawa virus ya hahaha"

"Humm anak-anak ceritanya tentang lo, gue kayak kepengaruh. Setuju sama semua pujian buat lo."

"Lo sadar suka sama cowok tuh kapan?"

"Inget gak abis kita dari cafe di bidaya? Itu gue habis liat orang ngewe. Yaa belom sih karna gue gak tahan."

"Saat itu lo tau lo suka cowok?" Nanon menggeleng.

"Setelah malam itu, setelah sama lo. Kekonfirmasi gue suka cowok. Gue suka elo."

"Non" Ohm menghadapnya dan mencium pipinya.

"Lo kenapa malam itu? Lo yang mulai ya, mancing gue. Alaah katanya sukanya cuma sama cewek."

"Ehh tapi lo duluan yang cium gue."

"Yaa harusnya lo mukul gue kek apa gitu,,"

"Lo nya menggoda."

"Ahh sialan." Nanon menepuk kening Ohm."

"Lo gak ada manis-manisnya ya sama pacar. Kasi gue nanon versi satunya dong."

"Nggak. Heee"

"Lo pernah gak sih suka sama orang lain?"

"Hmm pernah."

"Hah? Sama siapa? Lo bilang cuma sama gue.."

"Yaa lo nanya. Ga apa kan gue jawabnya jujur."

"Nooon siapa? Gue kenal gak? Ntar kalo dia deketin lo gimana? Mana sih, siapa orangnya?"

"Pat sama Pran."

"Siapa tuh? Dua orang? Lo kenal di Onbi?"

"Hahahaa artis Ohm."

"Ooohh jangan sampe dia liat lo."

"Kenapa?"

"Ntar dia naksir."

"Hiss apaan," Nanon tersenyum.

"Non, kok kita masih pake lo gue. Perth chimon pake aku kamu. Ahh iya, lo manggil juga gak PAAWW.. gitu?"

"Pernah ya dulu pake aku kamu."

"Kapan?"

"Waktu dulu, jadian. Tapi berubah lagi pake lo gue."

"Ohh ya? Ga inget."

Rainbow MistTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang