⚠️BXB WARNING⚠️
⚠️OHMNANON⚠️
⚠️21+⚠️
Nanon yang tiba-tiba memutuskan liburan seorang diri bertemu dengan Ohm Pawat yang selalu jadi topik pembahasan anak-anak dikelasnya.
Ohm Pawat yang merindukan orang tuanya di desa, akan berkunjung liburan kali i...
Masih jam sembilan pagi mereka datang ke kampus. Dua mobil terparkir dan racha keluar dari salah satunya. Menunggu Ohm dan Nanon keluar dari mobil Chimon.
Setelah keluar, Ohm menggandeng Nanon layaknya teman dan Racha berjalan didepan mereka. Tujuan mereka adalah taman tempat biasanya mereka mengerjakan tugas ringan.
"Telat,"_View
"Sorry Vi."_Racha
"Pagii semuanyaa"_Ohm
"Ohm, lo ga bales chat gue. Lo bawa motor helmnya satu doang."_Chimon
"Iya sorry gue lupa. Ini perth ngapain sih tidur sini."_Ohm
"Ehh kerjain bagian kalian ya. Ga pake copas, ga boleh sama kata-katanya. Filenya mau dikirim bentar lagi."_View
"Sini biar gue."_Nanon.
"Perth, bangun. Geser!"_Ohm
"Uhh Ohm gue ngantuuk. Lo bisa disana!"_Perth
"Nggak, gue mau disini!"_Ohm
Terpaksa Perth berpindah posisi dan tidur kembali. Nanon tersenyum sambil mulai mengetik. Dengan satu tangannya menopang kepala, ia melihat nanon sambil tersenyum.
"Ohm jangan liat gue semenit aja bisa ga sih. Perlu serius ini nanti ga kelar."
"Oke" Ia mengalihkan pandangan pada temannya yang sibuk dengan hapenya. "Udah." Lalu menatap Nanon lagi.
"Ck ai Ooohm" Ohm tersenyum, Nanon menggeleng menahan senyum menampilkan cekungan di pipinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chimon memperhatikan Ohm dan Nanon bergntian. "Semalam kalian kemana? Lo ga pulang Oh?"
"Pulang. Kenapa?"
"Lo datangnya sama-sama?"
"Ohh pagi tadi gue pindah dari cafe ke apart Nanon. Sementara gue tinggal disana."
"Pindah kenapa? Kan lebih dekat kampus Ohm."
"Ga betah aja sih. Sempit ruangannya. Gelap juga."
"Yaa itu sebenarnya kan kayak buat kariawan cafe. Bagus deh kalo lo ga disana lagi. Susah ngumpul kita."