Bab 52

7.1K 143 57
                                        

Hallo aku baru sempet up lagi karena sibuk kuliah sama kerja

Like dan share nya jangan lupa KOMEN buat alur selanjutnya kalian mau gimana biar aku cepet selesain novelnya, tencu guysss 😉

Alea sedang membereskan beberapa pakaiannya untuk dimasukkan ke dalam koper, malam nanti ia akan pergi ke Jakarta.

Tadi pagi saat sedang bekerja Alea mendapatkan berita bahwa Zeindhan, ayah dari Rasgan meninggal karena serangan jantung mendadak saat sedang bekerja.

Yang memberinya kabar mengenai hal tersebut adalah Saga, mereka bertemu di supermarket tempat Alea bekerja.

"Lo kerja disini?" Tanya Saga setelah bertemu Alea di kasir saat hendak membayar barang belanjaan laki-laki tersebut.

"Iya" jawab Alea seadanya.

"Perut Lo?" Pandangan nya fokus ke perut Alea yang membesar.

"Kenapa?"

"Itu anaknya Rasgan?"

"Anak gue, totalnya jadi lima ratus ribu tiga ratus" balas Alea langsung dan memberitahukan total harga yang harus Saga bayar.

Saga pun mengambil kartu ATM nya pada Alea, "Berapa bulan al?"

"Kalo gak ada lagi Lo boleh pergi di belakang masih ngantri"

"Ikut gue ke Jakarta yuk al"

"Saga?!" Alea mempertegas Saga karena terus mengatakan hal yang membuatnya kesal.

"Bokap nya Rasgan meninggal tadi sore"

"Ini gak lucu buat lo jadiin candaan"

"Gue serius, gue gak bisa langsung terbang ke Jakarta soalnya masih harus ngurus sesuatu"

"Lo becanda kan?"

"Nih kalo lo gak percaya" Saga menunjukan ponselnya dan memperlihatkan chat dirinya dengan Juan yang memberinya info bahwa ayah Rasgan meninggal tadi sore.

Mendengar hal itu tanpa berfikir Alea langsung mengakhiri pekerjaannya, Saga berkata dia akan memesan tiket ke Jakarta untuk dirinya dan Alea, gadis itu hanya perlu membereskan barang-barangnya.

Alea menurut dan meminta izin beberapa hari kepada bosnya.

Awalnya bosnya tidak mengizinkan Alea untuk cuti namun Alea terus memohon dan menangis, jadilah bosnya memberi Alea cuti namun hanya diberikan waktu satu minggu.

Itu sudah lebih dari cukup bagi dirinya, yang dia ingin lakukan sekarang hanya sampai dengan segera ke Jakarta.

"Udah semua?" Tanya Saga yang menunggu Alea di depan rumah gadis itu.

"Udah, ayok"

Alea langsung menaiki kursi penumpang disusul Saga yang menyetir menuju bandara.

Begitu sampai bandara mereka langsung turun dan  masuk menuju tempat boarding pesawat yang mereka akan tumpangi, Saga membeli kursi kelas bisnis demi kenyamanan Alea yang tengah hamil besar.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 12, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Cool and ProblemTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang