sena melotot terpaku, rolan yang sempat
diam sedari tadi kini badan nya mulai
membungkuk meraih apa yang diri nya
lihat, tangan besar nan kekar lelaki itu
kini telah memegang tespack, mengerut
dan menyipit mata rolan, namun saat ingin
melihat lebih mendetail sena tersadar dan
cepat cepat merebut paksa benda panjang
yang menggariskan dua, positif.rolan tidak bodoh, rolan tatap mata sena
begitu juga wanita itu tatap mata rolan
mencoba mencari maksud dari masing
masing keduanya, ketika rolan hendak
mengambil benda itu kembali dengan
cepat wanita itu masuk kan ke sela sela
buah dadanya, namun pendapat sena
tentang rolan yang tidak mungkin meraih
tespack di buah dadanya itu salah, nyata
nya rolan robek paksa seragam sekolah
sena, hingga kancing demi kancing jatuh
kelantai, terekspos nyata bra merah maroon
yang menutupi keindahan di dalam nya" ROLAN! " sena menampar rolan kencang
lelaki keras kepala itu tidak sama sekali
bereaksi apapun melainkan hanya fokus
Pada benda yang dirinya pegang tadiberhasil rolan raih tespack itu di buah dada
sena, sena berusaha meraih kembali namun
diri sena sadar, tubuhnya tidak sebesar dan
setinggi tubuh lelaki jangkung di hadapan nyamata rolan terlihat tenang, raut wajah nya
seperti biasa, datar, namun hati nya merasa
tidak tenang, apa yang telah rolan lakukan,
kenapa rolan mau mau saja terhasut dengan
iblis kecil berwujud wanita cantik di hadapan
nya waktu itu, dan kenapa rolan ceroboh
dengan tidak memakai pengaman, dan lagi
wanita dihadapanya juga dungu" Aghh.. " rolan buang asal tespack yang
lelaki itu pegang tadi, mata sena berair
menatap mata rolan, bersitatap kedua
anak manusia itu dalam hening, namun
tidak lama kemudian, rolan rengkuh pinggul
ramping wanita itu dengan sedikit cengkraman
geram " rolan sakit.. " lirih sena menahan sakit" lo milih jalan yang salah karena mau sama
cowok kaya gue na. " rolan dekatkan hidung
mancung nya di antara ceruk leher putih sena
lalu lelaki itu menarik nafas dan menghembus
kan nafas nya kembali dengan berat" aku mau gugurin kandungan ini lan, aku
ga mau hamil, aku ga mau. " rolan menolak
kasar tubuh sena, membuat jarak keduanya" gue ga denger, coba, ngomong apa tadi? "
rolan berdiri tegak dengan tangan yang
lelaki itu lipat di depan dada, iris mata tajam
nya menatap sena menusuk" AKU GA MAU, AKU GA MAU HAMIL
ROLAN, AKU MAU GUGURIN DIA, DIA
BAKAL JADI ANAK PEMBAWA SIAL
NANTI NYA LAN!! " rolan naik pitam, lelaki
tampan itu ringan tangan menampar sena
kuat hingga wanita itu terjerembab jatuh
di lantai kelas, saat sena terjatuh tidak
lama rolan angkat wanita itu kedalam
gendongan nya, rolan duduki wanita itu
di atas pangkuan nya dengan tenang" kalau gitu ngangkang di depan gue, buka
celana dalam lo " sena tersentak kaget
" untuk apa? " rolan mengeluarkan satu
batang rokok nya, lelaki itu bakar cerutu
itu dengan gaya paling seksi" biar gue korek sendiri " rolan mendongak
menghembuskan asap rokok nya keatas
hingga memperlihatkan jakunnya yang
menonjol" rolan.. " rolan mencekik sena, wanita itu
semakin menangis tanpa suara akibat perilaku
rolan, lelaki di hadapan nya ini teramat ngericekikan itu menjadi semakin kuat " kalau
lo gamau kepala lo ilang, turuti apa kata
gue, jangan gugurin dia, dia berhak ada
untuk melihat dunia yang penuh tipu daya "
kalau ada yang bisa buat rolan berbicara
banyak, dia sena, senala castila." gue ga akan pernah buat hidup dia senasib
kaya gue na, ga akan, dia anak gue, darah
daging gue, mau orang orang nilai apa, dia
anak yang ga bersalah, anak ini titipan. "
tangan rolan memegang perut sena
lelaki itu elus pelan namun dalamsedang sena tidak menyangka dengan
reaksi yang rolan tunjukkan, diri sena
pikir, bajingan itu akan punya pendapat
yang sama dengan sena, tapi ini apa?rolan ingin berkomitmen..
rolan berdehem pelan, rokok yang tadi
rolan sesap kini sudah di buang asal, mata
lelaki itu kini terjatuh di buah dada padat
besar yang sena punya, sedang sena diam
dengan pikiran yang berlalu lalangjari jemari berurat itu menyusup kesela sela
celana dalam sena setelah menyibak rok
sekolah wanita itu yang selutut, rolan belai
pelan vagina itu dengan tangan nya, sena
sempat memberontak saat rolan dengan
kurang ajar nya bahkan seenak jidatnya
tiba tiba saja memasuki bagian dalam
dari vagina sena, lelaki itu kocok kasar
kini hingga rasanya perut bawah sena
mengilu, akibat perlakuan dari rolan" rolanhh.." sena pegang bahu kekar rolan
wanita itu cengkeram lembut, rolan kocoki
habis habisan, mata dingin itu menatap
wajah sena yang entah sedang menahan
nikmat atau rasa sakit bercampur geli,
yang rolan tau sena sedang menikmati
hingga rolan terkekeh pelan" gausah munafik sama diri sendiri, sekali
nya murah tetep aja murah " tangan rolan
yang satunya berhasil melepas pengait
bra sena, kini buah dada cantik itu tepat
dihadapan wajah rolan, tanpa bungkusan.hubungan mereka sulit di tebak ya.
rolan berhenti, setelah melihat buah dada
sena, rolan kembali mengait bra maroon
itu, lelaki itu kemudian memperbaiki rok
sena seperti semula, lalu rolan melepas
seragam sekolah nya sena dan di gantikan
dengan seragam sekolah rolan, tidak terlihat
buruk walau itu kebesaran di tubuh sena
lelaki itu rapikan dan kancingi, setelah nya
rolan tarik tekuk sena, mendarat lah kecupan
dalam di pelipis wanita itu, sena diam, tergagutubuh rolan terekspos, kulit putih bersih
lelaki itu tidak terdapat satu pun tato
selain di pinggul perut samping bawah
nya " kok gini lan? " sena melihat rolan
bangun sesudah menggeser tubuh sena
dari pangkuan nya, rolan yang di tanya
hanya acuh, sedang di luar kelas sudah
ricuh akibat murid murid mulai masuk
kelas, rolan keluar kelas tanpa atasan
hanya singlet putih yang tersisa lekat
cukup sangat mengundang banyak mata
untuk melihat rolan yang keluar dari kelas
tanpa baju sekolah, hanya celana abu abu
nya saja yang lelaki itu pakai rendahsekarang tujuan rolan hanya satu, ketempat
parkiran sekolah, pulang, mengambil seragam
cadangan nya di rumahsena juga keluar dari kelas dengan tas ransel
di bahu nya, sepertinya sena hendak bolos.------
" SENALA CASTILA XI IIS 3, DI HARAPKAN
SEGERA MENUJU RUANG OSIS, SEKALI
LAGI SENALA CASTILA..." ketika nama
sena di sebut pak handoko semua siswi
dan siswa berteriak keras menyatakan
bahwa sena tidak hadir hari ini, atau ada
juga yang menyatakan sena bolos sekolah
bagi tadi yang melihat wanita itu ada namun
sekarang tidak kunjung balik, apa lagi kalau
tidak di katakan bolos?" GA ADA PAK, SENA NYA GA ADA! " teriak
mereka beramai ramai walau mereka tau
ruang guru jauh di depan sana." sena mana? " tanya dera, prempuan
berpakaian ketat itu menghampiri renna
di sudut depan kelas, renna bergidik" gatau, kata ayu tadi dia liat sena ada, tapi
gatau sekarang dimana " jelas rennadobrakan pintu membuat seluruh murid
menatap kearah pintu, menanti nanti siapa
dibalik pintu, dan itu dia, dia, delone pacar
sena setau seisi seantero barnaby-continued-
Vote nya dong cayanngg 💋

KAMU SEDANG MEMBACA
L A M E R O
Teen FictionWARNINGS AREA 21+ 🚫 KONFLIK BERAT !!! ----- Lelaki miskin, rolan lamero degore, anak haram dari dua sepasang manusia, rolan, lelaki bajingan berotak buntu, kehidupan nya yang miskin tidak dapat menghalangi nya dari kegiatan bejat sehari harinya...