" disini rupanya " lelaki itu, delone berdiri
sumbringah menatap sena yang berdiri
tidak jauh darinya " babi ya lo, gara gara
lo gue di pukulin sama gala " sedikit
melebar mata sena namun dengan
cepat wanita itu netralkan kembalibenar saja, memar sudut bibir lelaki
itu, dan batang hidung yang membiru
membuat sena mempercayai bahwa
gala telah memukuli delone, kenapa
delone yang harus di pukuli dan jadi
tumbalnya?sebab, gala menaruh percaya besar
kepada lelaki itu untuk menjaga sena
selagi dirinya lalai dalam dunianya
sendiri, delone yang berperofesi sebagai
pacar pura pura sena pun mengiyakan" bejat banget ga pulang dari habis
magrib, kaya lonte anj " sena merasa
hatinya berdenyut, biasanya sena tidak
ambil hati dengan kata kata buruk atau
bahkan kasar, namun wanita itu kini
merasa sakit dengan ucapan kasar
dari delone" kemana lo? " delone menatap jemari
sena, warna kemerahan pekat jelas
lelaki itu lihat di tangan sena, mau
berusaha sena tutupi dengan rok pun
itu akan terlihat" tangan lo kenapa? " delone mendekat
tetapi sena bergerak cepat menghindari
lelaki di hadapannya " KENAPA?! " besar
menggelegar suara delone, wanita ini
membuat emosi nya bertambah" Lo ga perlu tauu " kemudian sena bilas
tangan nya di wastafel, bercermin wanita
itu menatap pantulan dirinya yang lusuh" cewek sialan lo! " tekan delone, kini
sena memilih mengacuhkan delone,
tetapi tiba tiba delone cekik batang
leher sena hingga memerah, alhasil
sena saat ini kesulitan bernafasgeram delone, ingin sangat lelaki itu
gigit bibir sena hingga putus, betapa
kurang ajar nya sena kepada delone,
hingga membuat delone jengkel tidak
menerima perlakuan yang sena
tunjukkan kepadanya " nurut sialan. "
delone tarik kasar pergelangan tangan
sena, hingga tiba keduanya di kantin
sekolah diiringi seluruh mata menatap
kearah dua sejoli yang mereka ketahui
sudah lama menjalin kasih, tidak
terkecuali rolan, mata tajam nya
menatap malas sena dan delone juga
tidak luput dengan tangan delone yang
mengalungi kasar pergelangan senadelone paksa duduk sena dengan cara
sedikit membanding bokong wanita itu
ke bangku memanjang di kantin, duduk
berkumpul dengan teman teman lelaki
itu, terdapat, dina, seza, lala, afi, gias.
ditambah delone dan senamengeram pelan rolan melihat sena
yang duduknya sedikit delone sentak
memaksa, terkepal tangan pria itu,
sena tidak mau ambil pusing, sengaja
wanita hamil itu tidak melirik bahkan
melihat kearah rolan duduk yang tepat
nya di pojok paling ujung sedang sena
dan teman teman delone berada di
sudut pojok depan tidak terlalu jauh
namun termasuk dekatsena sungguh malas sebenarnya tetapi
wanita itu berusaha seramah mungkin
untuk menunjukkan wajah biasa saja
dan rileks walau ingin rasanya diri
sena maki dan injak-injak wajah delone" pesan apa sayang? " bersandiwara
delone kini, bukan apa, disini banyak
mata mata gala, mengingat sena sudah
memberi tahu bahwa mereka berdua
sudah saling sayang, walau tahap awal.sena sedikit tersenyum menanggapi
" aku lagi diet.." ucap sena lembut,
diiringi senyum manis tentu saja,
sedang rolan?Oh, jangan ditanya sudah se gereget
apa, panas dingin di tempat ga tuh.ROLAN JEALOUS??
jangan di tanya, cukup amat sangat
membabi buta, tetapi katanya tidak
suka, mengapa cemburu? itulah lelakimau setidak menerima apapun rolan
dengan kehadiran sena pada awalnya
tetapi pria itu sudah sedikit demi sedikit
menerima hadir sena, apalagi anaknya
saat ini berada di dalam rahim wanita itu

KAMU SEDANG MEMBACA
L A M E R O
Teen FictionWARNINGS AREA 21+ 🚫 KONFLIK BERAT !!! ----- Lelaki miskin, rolan lamero degore, anak haram dari dua sepasang manusia, rolan, lelaki bajingan berotak buntu, kehidupan nya yang miskin tidak dapat menghalangi nya dari kegiatan bejat sehari harinya...