*POV Simo
Aku terbangun pukul 8 pagi. Rasanya nyaman sekali bisa tidur nyenyak semalam. Maklum sudah beberapa hari ini aku tidur tanpa alas apapun, hehe.
Rutinitas bangun pagiku?? Jelas aku langsung membakar kretekku. Setelah dua hingga tiga kali hisapan, akupun keluar. Dan kulihat hanya ada Mas Randhu dan Bang Rendi saja di ruang tengah.
"Lho yang lain pada kemana mas?? " Tanyaku.
"Djamput koe (Biadab kamu), mo. Tanya ya tanya aja gausa garuk-garuk pelermu itu" Umpat Mas Randhu.
"Lho, samean kok malah nyawang Cucak Rowoku to mas (kamu kok malah lihatin burungku mas). Pengen ta?? "
"Cangkemmu sowek (mulutmu robek). Gimana ni anak ren. Bajingan tenan" Ucap Mas Randhu.
"Hahaha. Yang lain pada ke Kota Hujan, mo. Biasa liburan. Besok senin kan pada ngampus tuh. Oh iya, kalo renaldi lagi pulang ke Kota Pahlawan. " Jelas Bang Rendi.
"Lha kalian ndak ikut to?? " Tanyaku lalu duduk dan menawarkan rokokku.
"Ndak mo. Lagi bokek juga, hehe. Makanya aku isep ya mo rokokmu" Ucap mas Rendi mengambil rokokku
"Ambil aja mas. Samean ya isep aja mas Randhu. Santaiwae"
"Asu, kamu gapunya rokok lain apa?? Aku gabisa kalo kretek. Apalagi Samsu, berat nyuk" Ucap Mas Randhu
"Rewel rek wong iki. Doyan yo sumeten ga doyan yowes mas(Ribetnya orang ini. Doyan ya silahkan, gadoyan yaudah). Hehe" Ucapku.
"Cuk i. Tukuo filteran ta opo unu lo (sialan kamu. Beli rokok filter atau apa gitulo) " Ucap Mas Randhu
"Walah mas. Kalo filter aku yang gadoyan, hehe."
"Yawes lah" Ucap mas Randhu pasrah sambil mengambil rokokku.
"Lu ada acara gak hari ini?" Tanya Bang Rendi
"Gaada bang. Ehh tapi gatau juga sih, belum ngecek handphone aku. Hehe" Ucapku.
"Kalo gak ada rencana mending temenin gua ke kampus ngurus Kartu Rencana Studi. Mas Randhu gamau nemenin. Alergi kampus katanya" Ucap Bang Rendi.
"Hahaha, iya bang. Ga janji lho ya. Emang mau berangkat jamberapa?? "
"Yaa sekitar jam 1 an nanti sih. Santai aja, mo. Kampus juga gak bakalan pindah kan?? "
"Heheh, iya bang. Oiya aku cuci muka dulu ya, hehe" Ucapku meninggalkan mereka berdua.
Setelah cuci muka, akupun mengambil handphoneku. Iseng ku chat Cynthia.
"Selamat pagi, bagaimana tidurmu semalam?? "
Tak lama kemudian panggilan masuk kudapatkan, dari Cynthia. Akupun menjawabnya.
"Halo. Kenapa, Cyn??" Tanyaku
"Emmm. Gapapa. Kamu lagi apa ini?? Baru bangun? "
"Nggak kok. Lagi nyantai aja dikamar"
"Minum???? "
"Nggak."
"Ngerokok?? "
"Iyaa. Hehe"
"Hmm yaudah. Aku mau beli alat tulis sama buku gambar.. Kamu udah ada?? " Tanya nya.
"Hmm, nanti aku cek ya. Kamu sama siapa belinya?? "
"Awalnya sama Rani sama Dina, tapi gatau mereka katanya gabisa. Akhirnya beli sendiri deh. Nyebelin"
"Mau kuantar?? "
"Gausah deh. Kamu kan capek habis pindahan" Ucapnya seakan menyindirku semalam.
"Kamu tunggu bentar ya, 10 menit lagi aku kesana. "

KAMU SEDANG MEMBACA
Motif dan Seni dari Cinta
ActionMerupakan kisah pemuda pemudi bernafaskan romantis dewasa dengan canda tawa, sedikit duka. Mengambil beberapa nama karakter dari member JKT48 tanpa memberikan label "Idol" dalam diri mereka. Sehingga memungkinkan untuk dinikmati baik oleh para Fans...