xix. the day

1.4K 147 12
                                    

Waktu memang selalu berjalan begitu cepat tanpa kita sadari, padahal banyak momen yang membuat waktu menjadi lebih lambat. Akan tetapi, untuk kali ini tidak bisa sebab Casphia sudah menunggu hari ini tiba.

Coba tebak apa yang spesial dari hari ini?

Benar! Casphia hari ini gajian! Maka dari itu ketika pulang dari kampus dan menuju kafe, moodnya dalam kondisi sangat bagus sampai membuat kedua temannya menggoda untuk mentraktir mereka bila gajian sudah cair.

"Kayaknya mood lo lagi bagus banget, Cas," ungkap Brian selaku bartender di Ask Me Coffee yang lumayan sering mengajak ngobrol Casphia ketika kafe sedang sepi.

Karena tidak biasanya Casphia merapikan bagian kasir seraya bersenandung.

"Ada apa, nih?" sahut seorang lelaki dari belakang Brian. Dia juga seorang bartender. Dave namanya.

"Oh! Gue tau!" Dave menjentikkan jarinya. "Ini gajian pertama lo, kan?"

"Ah." Brian tersenyum. "Akhirnya apa yang lo tunggu dateng juga, ya, Cas."

Menganggukkan kepala sebagai balasan perkataan mereka dan Casphia berucap, "Gaji langsung transfer, kan?"

"Iya," balas Dave. "Lo udah kasih norek ke Hector?"

Casphia terdiam lalu menghela napas. "Belum."

"Emang waktu awal direkrut lo gak dimintain norek?" tanya Brian bingung dibalas gelengan kepala oleh Casphia.

Boro-boro dimintain. Awal pertemuan mereka saja Hector sangat menyebalkan sampai tidak berpikir ke arah situ.

"Paling lo dikasih cash. Kalau gak mau cash mending langsung chat Hector. Biar dia gak cairin duitnya," jelas Dave setelah membersihkan area coffee maker.

"Oke, thanks, Dave, Bri," senyum Casphia dan bergegas mengambil ponselnya yang berada di saku celananya.

Casphia segera memberikan pesan untuk bertanya bagaimana Hector memberikan gaji kepadanya.

Surprisingly, Hector membalasnya hanya dalam satu menit kemudian dan balasannya pun berupa, "Belum kerja udah nanya gajian. Kerja dulu yang bener."

Lelaki ini memang pandai sekali memancing amarahnya. Casphia pun berakhir menjawab dengan ketikan, "Ya."

Jawaban pendek adalah jawaban terbaik yang bisa ia berikan karena Hector pasti akan jauh lebih menyebalkan nantinya. Lagipula balasannya benar, Casphia belum bekerja di hari ini. Di mana sudah tepat satu bulan Casphia bekerja dan dua bulan Casphia berada di dunia asing ini.

Dunia novel di mana merupakan karangan dari imajinasinya. Akan tetapi berbeda sebagaimana semestinya, tokoh-tokoh penting dalam imajinasinya justru bergerak sendiri tidak mengikuti apa yang ia imajinasikan.

Kalau ingin dijabarkan banyak sekali yang melenceng. Contohnya Hector seharusnya berteman dengan Ethan, tetapi tidak dan malah selalu bersama Eric. Kemudian Casphia yang menjadi antagonis sebab sering menghalalkan segala cara untuk membalas dendam dengan merecoki hubungan Ethan serta Lamia pun, justru dia dalang dibalik semuanya dan itu hanya demi mendapatkan uang.

Imajinasi hanyalah imajinasi dan tidak bisa terealisasikan begitu mudah. Entah bagaimana bisa dirinya membuat nama semua tokoh dengan benar.

Namun mau berpikir berapa kalipun, Casphia tidak menemukan jawaban dari pertanyaannya selama ini. Casphia berakhir menyerah dan fokus pada kehidupannya saja. Lagi pula semua orang bergerak secara bebas. Lantas apa yang membuatnya menjadi ragu?

Ini raganya dan semua hal di kehidupan baru ini adalah miliknya. Jadi, Casphia harus bertanggung jawab sampai akhir atas tubuh baru yang ia miliki. Bukankah begitu?

Introverts to ExtrovertsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang