Bayangin gimana hari ultah lo jadi kacau cuman karena pacar lo yang udah ldr sama lo selama hampir 3 tahun ga bisa pulang dan rayain ultah itu barengan, pingin nampol ga? Kalo Jack sih pingin banget malah nampol cowok yang tiada lain dan tiada bukan adalah Senopati Prabu Brawijaya.
Bilangnya aja sibuk ngerjain proyek lah, eh taunya malah habis balapan. Jack udah mau susulin Seno ke Jepang tapi cowok itu sekarang lagi ada di hadapannya dengan membawa kue bersama banyak orang yang Jack sudah pasti kenali, emang Seno pikir Jack bakal luluh setelah di kasih kejutan dan di bawain kue dengan bentuk love gini.
Ya bakal luluh lahhhhhh.
Seno meraih pinggang Jack, membawa Jack masuk dalam pelukannya. “Selamat ulang tahun, sayang”
Di dengar semua orang juga kedua orang tuanya, bagaimana Jack ga malu. ”Kamu telat” ucap Jack sembari menyembunyikan wajahnya di dada Seno, dia ga bisa marah lama-lama kalau orangnya itu Seno.
“Aku harus nyiapin semuanya sama Daddy dan Mommy-”
”Nyiapin apa?” Sambar Jack.
”Ulang tahun kamu, jadi karena kamu udah rapi kita langsung aja pergi”
Kini tugas Helen dan Jaya yang menggandengg Jack menuju mobil. ”E-eh, kita mau kemana?”
”Udah, kita happy-happy sekarang” Ga nyesel dia bantuin persiapan yang udah Seno rencanain, karena dia juga bakalan ikut seru-seruan juga.
Jaya juga, kek ga nyangka aja Seno ngerencanain hal semenakjubkan ini. ”lo di rayakan banget, Jack”
Jack belum tau apa yang akan mereka lakukan tapi kini ia bisa merasakan jantungnya berdebar.
Jack dengan mata yang tertutup kain itu kini dituntun Seno berjalan di sebuah ruangan yang cukup dingin, selain itu Jack mendengar berisik banyak orang berbisik. Tangan nya reflek meremas lengan Seno.
”Ini kita dimana?” tanya Jack juga dengan nada berbisik, takut aja kalo dia melakukan sesuatu yang bakal buat dia sendiri malu.
”Sebentar lagi, babe. You will definitely like it very much”
Ok, Seno menghentikan langkahnya dari menuntun Jack. Mengarahkan Jack untuk terdiam beberapa saat, sejurus kemudian meminta Jack melepas penutup matanya. Saat itu juga suasana haru hinggap ketika Jack menemukan banyaknya anak kecil dengan balon di tangan mereka mengucapkan selamat atas bertambahnya umur.
Jack melihat sekitar, ini kafe milik Evan. Yang di dekorasi khusus untuk ulang tahunnya, semua orang bersama-sama menyanyikan lagu untuknya. Dengan Seno yang membawa kue love sebelumnya yang kini telah tertancap lilin yang menyala, Arjuna menyorot wajah bahagai Jack. Tatapan pria itu tak lepas dari saudara kembarnya, maybe dia akan membuat hal yang lebih dari Seno untuk ultah Jaya.
”Iri deh” ungkap Helen.
Mengintrupsi Kris untuk menoleh ke arahnya, meraih pinggang itu mendekatinya. ”Kita bisa rayain di Jepang, sekalian ketemu keluarga aku yang di sana”
Helen mengernyitkan hidungnya gemas. ”Kayak yang mamu di lamar aja di kenalin”
”It will realy happen, love”
Jack benar-benar di rayakan, sungguh sangat tidak terduga. Namun Jack masih penasaran pada satu hal, maka Jack mendekati Seno untuk berbisik, sementara Seno yang tahu Jack akan membisikan sesuatu dari gestur tubuhnya langsung mencondongkan tubuhnya ke arah Jack.
”Balapan yang kamu tweet itu bohong kan?” dengan jahil Jack meniup telinga Seno setelah berbisik, memunculkan cekikian geli Seno.
Kini gilirannya. ”Pasti bohong dong” Seno juga melakukan hal yangyaitu meniup telinga Jack, Jack yang ga tahan geli udah pasti ketawa heboh sambil jauhin diri dari Seno. Tapi tangan Seno gercep langsung raih pinggang Jack, kembali mendekat untuk melanjutkan bisikannya. ”aku cinta issa sama kayak aku cinta kamu jadi ga mungkin aku biarin my issa ke bakar”
KAMU SEDANG MEMBACA
Amaranthine
Storie breviCerita oneshoot dengan Sunoo-tokoh utama di setiap cerita. ⚠️ -bxb -bxg -gs ©𝐋𝐲𝐫𝐚 𝐲𝐨𝐚
