J's family [sunjay]

2.7K 161 5
                                        

J's family

Jay x Sunoo x baby Jo

__________

Sunoo memasuki rumahnya dengan membawa beberapa sayuran dan beberapa bahan makanan, pagi ini ia berniat memasak tumis kangkung saus tiram, ayam kecap, dan tempe goreng kesukaan Jo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sunoo memasuki rumahnya dengan membawa beberapa sayuran dan beberapa bahan makanan, pagi ini ia berniat memasak tumis kangkung saus tiram, ayam kecap, dan tempe goreng kesukaan Jo.

"Papa...."

"Eh?" Sunoo berhenti, memutar tubuh dan mendapati pria kecilnya telah terbangun.

Jo kecil dengan cepat berada di gendongan Sunoo, mengucek matanya pelan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jo kecil dengan cepat berada di gendongan Sunoo, mengucek matanya pelan. Menguap di hadapan Sunoo, menggemaskan sekali.

"Papa akan masak, lalu Jo harus mandi, kemudian kita akan bertemu Ayah"

Jo sepertinya masih mengantuk, tangan kecilnya mengalung rapi di leher Sunoo. Mengangguk kecil.

"Jo masih mengantuk ya, kalau begitu Jo di ruang TV dulu. Papa akan memasak"

Meletakkan tubuh mungil itu di atas kasur kecil yang terdapat di depan TV, kemudian kembali membawa bahan-bahan tadi kedapur.

Setengah masakan hampir selesai, Sunoo mengintip pria kecilnya. Memastikan Jo masih berada di tempatnya.

"Sedang menonton ternyata" Sunoo tersenyum.

Kehidupannya setelah di per-suami oleh kakak kelasnya itu terlihat monoton, tapi Sunoo senang-senang saja. Dulu ia hampir mati bosan karna suaminya bekerja dari pagi hingga malam, pertemuan yang sangat sedikit.

Hingga lahirlah Jo, putra mungilnya yang sungguh menggemaskan. Menghabiskan waktu berdua dengan anaknya, meleyapkan rasa bosan.

Sunoo menata beberapa makanan di kotak makan, memberi porsi pas pada setiap menu yang baru ia buat. Kali ini suaminya meminta di bawakan bekal, karna memang suaminya tak pernah sarapan.

Pagi-pagi sekali harus sudah di kantor, untuk memakan roti pun akan membuang waktu banyak.

"Jo, mari mandi"

AmaranthineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang