⚠️ini beda cerita, cuman pair dan latarnya persis cerita sebelumnya.
______
➷ aku gak nyangka hubungan kita berakhir kaya gini➹
~•∆•~
"Kak Jake udah punya pacar?" Tanya Sunoo iseng, sambil ketawa-ketiwi.
Jake yang fokus pada game dalam ponselnya sontak menoleh penuh ke arah pemuda cantik yang akhir-akhir ini memenuhi isi kepalanya. "Belum, kenapa? lu mau daftar jadi pacar gue?"
Pipi Sunoo memerah, tapi ia tak menundukkan kepalanya seperti orang kebanyakan. Ia malah tersenyum dengan mata bulatnya yang menyipit. Sungguh pemandangan indah bagi Jake.
"Mau, kalau boleh. Hehe"
Jake terpesona.
"Lu gausah daftar, biar gue ae"
Sunoo tampak bingung. "Ha?"
Jake menjauhkan ponselnya, mengusak pucuk kepala Sunoo. "Biar gue yang daftar jadi cowo lu"
.
.
.
Ingatan itu kembali terbesit di pikiran Jake, sudah setahun yah. Dan ia harap dirinya dan juga pemuda cantiknya itu masih tetap bersama.
Jake itu dulunya manusia membosankan, hanya akan bergurau dengan teman-temannya. Namun soal pacar, Jake bersikap dingin. Ia akan memasang earphones nya dan memainkan game online untuk menghindari orang yang memintainya nomor ponsel.
Hingga Heeseung, seniornya di Art School Galaxy menitipi mereka pria berandalan. Kim Sunoo, tidak berandalan sebenarnya, hanya saja pakaiannya saat itu tak mencerminkan pria baik.
Seiring berjalannya waktu Sunoo memperlihatkan bakatnya dalam merancang pakaian, dan alasannya memakai pakaian seperti berandalan saat pertama bertemu itu ternyata ia baru pertama kali merancang. Jadi terlihat sedikit berantakan.
Sunok berteman dengan Jungwon, Jake tau karena sering memperhatikan Sunoo. Mereka berdua dengan cepat di kenal banyak orang karna gorgeous, jenius, rancangan mereka, juga siapa mereka.
Saat itu Jake benar-benar pusing melihat banyak pria yang memandang Sunoo kagum, ia cemburu dengan pria yang tak memiliki hubungan dengannya.
Hingga suatu pagi, masih di kantin Art School Galaxy. Sunoo mempertanyakan soal Jake yang punya-tidaknya kekasih.
Itu peluang besar, hingga saat ini mereka sudah mengikat diri dengan dua cincin di masing-masing jari untuk memberitahu dunia mereka adalah sepasang kekasih.
"By..."
Sudah lama ternyata hubungan mereka, dan Jake masih bucin Sunoo.
"Baby, can you hear me?"
Jake menoleh pada Sunoo, tersenyum. "Iya aku denger, kenapa?" Mengusak pucuk kepala Sunoo dengan sayang, mereka berada di mobil.
Sunoo akan bertemu dengan seseorang, Jake tak tahu pasti siapa.
Sunoo mendekatkan diri pada Jake. "Sayang, coba tebak apa yang beda dari aku hari ini. Nanti kalau bener aku kasih kiss"
Jake sontak terdiam, mencari apa yang beda. Tentu saja biar dapat kiss.
"Hmm, kamu potong poni, jadi mana kiss ku?"
Sunoo senang, ia mengecup pipi Jake. Kemudian kembali pada ponselnya, calon istri Jake memang serandom itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amaranthine
Short StoryCerita oneshoot dengan Sunoo-tokoh utama di setiap cerita. ⚠️ -bxb -bxg -gs ©𝐋𝐲𝐫𝐚 𝐲𝐨𝐚
