[Brothership, Friendship, and humor but this Angst story]
Kalian tau keterkaitan antara bunga matahari dan matahari?
Ya, benar. Bunga matahari itu, selalu mengikuti kemana arah mataharinya.
Sayangnya, untuk mereka yang diumpamakan sebagai bunga mat...
BTW, KOMEN JUGA LOH, BIAR AUTHOR MU BISA SEDIKIT TERSENYUM SAAT BACA KOMEN KALIAN.
Happy reading Ners🎀🌻
'☀️|Sun and Sunflower|🌻'
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kelelahan berbincang ini itu semalaman, dua beradik itu kini masih tertidur pulas, belum ada tanda-tanda mereka akan bangun padahal nampaknya matahari sudah naik tinggi di atas langit.
Bragh! Brugh! Tok! Tok!
"Ki, lu di dalem Ki!?"
"Woy buka!?"
Suara-suara ramai serta ribut itu terdengar begitu menganggu telinga dari balik pintu sana.
"Ih berisik banget sih," keluh Riki bukan bangun, ia malah memeluk erat tubuh Seno di sampingnya.
Seno pasrah saja, lengan Riki sangat berat untuk ia pindahkan, sebelah tangannya yang bebas menarik selimut untuk menutupi keduanya.
Brakh!
Karena tak dibuka pemilik kamar, pintu didobrak dan kini pintu terbuka lebar, menampilkan beberapa orang. James di bagian depan, di kirinya ada Saka dan Jaka. Di kanannya ada Jay, Hesa dan Juna. Lalu di belakang mereka juga ada beberapa siswa perempuan maupun laki-laki di mana semua orang itu sama-sama menatap dengan mulut terbuka.
Tepat saat itu juga, Riki dan Seno kaget bukan main dan terbangun dari kasur.
"Astagfirullah," suara beberapa orang berbarengan di ambang pintu.
"Astagfirullah!" Riki refleks berucap juga, mengambil selimut dan membungkus dirinya.
Riki saat ini hanya mengenakan kaus dalam putih dan celana pendek atas lutut, secara tak langsung jadi menunjukan banyak bagian badannya yang banyak bekas luka, makanya ia panik dan segera menutupi. Sedangkan Seno ia mengenakan piyama tidur, jadi ia tak terlalu panik walau jelas dalam kondisi planga-plongo, baru bangun saja sudah ada gebrakannya, hidup macam apa ini?
Lihatlah, ada apa? Kenapa ramai? Ada kebakaran kah? Ada kerbau masuk rumah atau ular dalam parit!? Riki dan Seno baru bangun tidur di jam satu siang ini jelas ling-lung, harusnya mereka memunguti nyawa terlebih dahulu tetapi manusia di muka pintu tak membiarkan hal itu dilakukan dua beradik ini.
"Kalian habis ngapain!?" Jaka yang semula ternganga sama seperti yang lain kini berucap.
"Rik, kamar kamu ngga di sini loh," James sekarang berucap, kenapa Riki tidur di sana? Hey! Pikiran James sudah kemana-mana sebab belakangan maraknya penyimpangan seksualitas.
"Emak bapak lo udah ga ada bukan berati lo boleh belok goblok!" sentak Jay langsung saja mewakili pemikiran mereka semua.
"Lo yang bener aja, Rik," Juna ikut komentar dengan Hesa yang mengangguk-angguk setuju.