[Brothership, Friendship, and humor but this Angst story]
Kalian tau keterkaitan antara bunga matahari dan matahari?
Ya, benar. Bunga matahari itu, selalu mengikuti kemana arah mataharinya.
Sayangnya, untuk mereka yang diumpamakan sebagai bunga mat...
Part kemaren sudahh 50 vote lebih, jadii aku balikk lagiiii, tapii baca note author di bawah yaa:)
'☀️|Sun and Sunflower|🌻'
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cahaya terang menyusup dari sebalik tirai yang menutupi jendela kaca, menandakan matahari telah keluar dari sarangnya.
Seno membuka mata perlahan, berusaha memproses keadaan sekitaran dan mengumpulkan pikiran serta nyawanya yang berceceran.
Riki, satu nama yang otomatis terlintas di kepalanya.
Seno tersentak dan bangun menoleh ke satu arah, oh ternyata Riki masih tertidur pulas sambil dipeluk oleh Jay di ranjang bawah. Di bagian atas ada Saka dan Jaka yang juga masih tidur pulas. Di ranjang atas yang ditempati Seno ada Hesa bersama dengan Juna yang kakinya sudah menggantung hampir jatuh.
Ia menghela nafasnya, lega rasanya melihat adiknya baik-baik saja setelah semalam.
Yap, semalam itu.
"Mabok nih si Riki," ucap Jay sungguh-sungguh, lihatlah gelagat Riki, baru hampir roboh lelaki itu malah berlari ke tepi kasur tingkat dan memeluk tiangnya.
Karena gaduh Seno dan Juna yang ternyata tidur juga ikut bangun, tentu mereka ikut khawatir pada Riki begitu juga Saka yang sudah menepuk jidat melihat kelakuan Riki sekarang.
Hesa dan Jaka sih sudah jangan ditanya, mereka malah teler berdua sebab minum, duduk di sisi ruangan sambil saling bersandar.
"Lagian lu sih naro minum nya sembarangan!" omel Senoberkacak pinggang.
"Iya-iya maaf... Gue ngga tau bakalan dia minum Sen..." ucap Jay, tak tahu kenapa jika Seno yang mengomel Jay dijamin luluh, karena Seno ngomel seperti nenek sihir di matanya.
"Haaaa, Bang Jay? Bang Jay kenapa jadi kurus kering begini? Badan Abang keras semua," rengek Riki benar-benar seperti anak kecil sambil memeluk tiang ranjang tingkat.
"Aer kelapa ada gak aer kelapa muda?" tanya Jay, setahunya air kelapa bisa mengurangi efek alkohol.
"Bentar gue ambil, agak lama ya belom dikupas soalnya," buru-buru Seno kembali ke kamarnya, ada gunanya bapak-bapak besty Jaka memberi kelapa muda.
Jay dan Juna yang masih merasa kebingungan mau tak mau menahan Riki bersikap lebih aneh lagi, "Rik duduk sini yo?" panggil Jay.