[Brothership, Friendship, and humor but this Angst story]
Kalian tau keterkaitan antara bunga matahari dan matahari?
Ya, benar. Bunga matahari itu, selalu mengikuti kemana arah mataharinya.
Sayangnya, untuk mereka yang diumpamakan sebagai bunga mat...
Hii, aku balik nih~ VOTE KOMEN NGGAK BUAT KAMU SAKIT, AYO SENENGIN BUBUN DENGAN VOTE KOMEN KALIAN🥹
Aku juga sekalian nawarin saluran WA yang pernah aku bahas, ayo join buat yang mauu, biar aku infoin tentang cerita-cerita ku lebih mudahh
Ingat akuu jg udah ada bahan cerita keluarga Enhypen yg ot7 no ubi-ubi😋 dan itu bakalan banyak aku info kan di saluran🙂↕️
Join yaaa di profile link nyaa🫶🏻!!! Di profil itu link video tiktok ya, nanti di bagian komentar ada link salurannya, kalian salin biar bisa masuk sana
Soalnya ga bisa pasang link saluran di wattpad 😭
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading Ners ☀️🌻
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-☀️🌻-
Namanya juga sudah menikah, kini Anna yang biasanya on time mengasuh Jian tak selalu ada untuk Jian. Hari ini saja, Seno sedikit bingung, ia ingin Shalat Jum'at ke masjid, tapi bagaimana dengan Jian ya? "Ki, Kak Anna lagi pergi sama Mama Bang Jay, kira-kira Jian anteng nggak ya kalau kita bawa?" tanya Seno sambil mengusap minyak kayu putih pada perut Jian. Ya, bayi yang kini berusia lima belas bulan itu baru selesai mandi.
Riki yang tengah mengambil handuk itu menoleh. "Anteng lah, Bang. Jian paling juga bakalan tidur," sahut Riki santa. Toh, Jian biasanya memang anteng. "Iki mandi ya," tambahnya sebelum bergegas ke kamar mandi.
Seno sedikit menghela nafasnya, kebimbangan menyerbu perasaan. Pikirannya pun melayang ke sana kemari memikirkan berbagai hal. Tidak mungkin ia meninggalkan kewajiban shalat Jum'at tidak mungkin juga menitipkan Jian sembarangan, Seno tak percaya pada orang asing. Soal yang lain? jelas tidak bisa, orang tua Juna dan Hesa sedang keluar kota, orang tua Jaka dan Saka tak ingin Seno bebani karena Seno tau, Jaka sedang sakit tiga hari belakangan, pasti Sekar sibuk mengurus Jaka.
Tak lama kemudian, terdengar suara pintu terbuka. Tanpa menoleh pun Seno tau itu pasti Jay, masuk dengan langkah santai serta tercium parfum kayu-kayuan.