47. Walk The Line ♪

1.1K 116 47
                                        

Helooo what's up! Bubun kembali membawa kisah 7 brekele🤩🧚🏻‍♀️

🔥Vote komennya ditinggalin ya! Jangan baca aja, Bubun sedih kalo kalian CUMA NUMPANG BACA🙁🔥

Ehh yang belom join saluran tapi mau join, ayo ikutin tutor di sini yaaa⬇️⬇️

Ehh yang belom join saluran tapi mau join, ayo ikutin tutor di sini yaaa⬇️⬇️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

atau sini cek link tiktoknya di link yang bubun kasih🍅🧚🏻‍♀️>>

🎀Happy reading Ners 🎀

🎀Happy reading Ners 🎀

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-☀️🌻-

Lelaki dengan tampang wajah yang terlihat cemas itu berjalan cepat dengan menenteng sebuah payung, udara dingin menggangunya tetapi ia terus meniti jalannya, ia harus ke minimarket, membeli beberapa obat yang mungkin bisa membantu meringankan sakit Jaka.

Tepat di depan kafe milik Saka, ia menyipitkan mata, menatap dua orang bersampingan yang tentu ia kenali. Saka dan Seno 'kan? Sepertinya mereka tidak menyadari kedatangannya. Kenapa juga mengobrol di sana sangat lama? Seno kan sudah pergi dari tadi.

"Mungkin? Tapi udahlah untuk sekarang..."

Suara Seno yang menenangkan dan tertuju pada Saka terdengar olehnya, terlihat lelaki itu beralih ke depan Saka, sambil memasukkan tangannya ke hoodie, pasti udara yang dingin ini menggangunya. Hanya saja, Seno tak sadar ada manusia yang sedari tadi melihatnya di sini?

"Jangan nangis lagi, tar dikiranya gue mutusin lo di sini ama orang-orang, gimana?" ucapan Seno terdengar lagi, seraya terkekeh dan wajah meledek pada Saka.

"Idih! diputusin apaan, gua ga pacaran ama elu ya!" Saka mencak-mencak seperti biasanya, memang dasarnya ngamukan juga.

"Loh apa ini? Apa tadi? Kalian pacaran?" sumpah, ingin tertawa rasanya saat menanyakan ini, ia sendiri tahu jika itu bukan sungguhan, hanya mau memancing keributan saja.

Saka sedikit kaget langsung berbalik badan. "Eh buset tiba-tiba nongol aja si Bang Jay!"

"Kok gak keliatan tadi, suer," kata Seno, padahal posisi dia menghadap keberadaan Jay tadi.

Sun and SunflowerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang